Meta Bersiap Monetisasi AI, Klaim Kelola 10 Juta Percakapan per Minggu

Meta Bersiap Monetisasi AI, Klaim Kelola 10 Juta Percakapan per Minggu

Meta berencana monetisasi AI setelah mencapai 10 juta percakapan per minggu. CEO Mark Zuckerberg mengisyaratkan perubahan strategi monetisasi.

(Bisnis.Com) 30/04/26 20:17 208067

Bisnis.com, JAKARTA — Meta Platforms Inc. berencana memonetisasi layanan kecerdasan buatan (AI) setelah mendapat respons positif dari para pengguna yang dibuktikan dengan 10 juta percakapan per minggu di platform.

Dilansir dari TechCrunch, Rabu (30/4/2026) Meta mengungkapkan penggunaan alat AI bisnis mencapai 10 juta percakapan per minggu pada akhir Maret. Angka ini naik tajam dibandingkan catatan 1 juta percakapan pada awal tahun. Pertumbuhan ini seiring dengan perluasan program beta asisten AI bisnis di Amerika Serikat, wilayah Timur Tengah, Amerika Latin, hingga Asia Pasifik.

Saat ini, Meta belum menarik biaya dari alat AI bisnis tersebut. Perusahaan memberikan akses gratis bagi usaha kecil guna mengejar skala penggunaan. Namun, CEO Meta, Mark Zuckerberg, memberikan sinyal mengenai perubahan strategi dalam waktu dekat.

“AI bisnis saat ini gratis bagi sebagian besar pelaku usaha di aplikasi pesan kami, namun seiring dengan kemajuan yang kami capai, kami berharap untuk mulai menyusun model monetisasi jangka panjang," ujar Zuckerberg.

Meta terus mengintegrasikan kemampuan AI ke dalam ekosistem produk bisnisnya. Langkah ini didukung oleh peluncuran model bahasa besar baru, Muse Spark, sebagai karya pertama dari divisi Meta Superintelligence Labs yang berdiri tahun lalu. Inovasi ini menjadi fondasi bagi peningkatan kapabilitas produk di berbagai platform milik Meta.

Penggunaan alat kreatif berbasis AI pun mencatatkan traksi kuat. Lebih dari 8 juta pengiklan kini menggunakan setidaknya satu alat kreatif AI generatif milik Meta. Adopsi ini sangat menonjol di kalangan usaha kecil dan menengah. Pengiklan yang memanfaatkan fitur pembuatan video melaporkan peningkatan tingkat konversi lebih dari 3% dalam berbagai pengujian. Pekan ini, perusahaan meluncurkan versi beta terbuka untuk Meta Ads AI Connectors yang memungkinkan pengiklan menghubungkan akun iklan langsung ke agen AI.

Meta juga melaporkan laba sebesar US$26,8 miliar pada kuartal pertama, naik dari US$16,6 miliar pada periode sama tahun sebelumnya. Pendapatan perusahaan mencapai US$56,3 miliar, melonjak 33% dibandingkan tahun lalu.

Pencapaian ini didorong kuat oleh permintaan pesan berbayar di WhatsApp serta pendapatan dari langganan aplikasi. Meta baru saja menguji coba langganan WhatsApp Plus yang menawarkan fitur tambahan seperti ikon khusus, tema, dan suara notifikasi unik bagi pengguna.

Kombinasi antara adopsi AI yang masif dan efisiensi operasional menempatkan Meta dalam posisi yang sangat kompetitif. Investor kini memantau bagaimana rencana monetisasi AI perusahaan akan berdampak pada aliran pendapatan masa depan. Meta menunjukkan kesiapan untuk mengubah investasi riset dan pengembangan yang besar menjadi mesin pencetak laba baru seiring dengan kematangan ekosistem AI yang dibangun.

#meta-monetisasi-ai #percakapan-ai-mingguan #alat-ai-bisnis #asisten-ai-bisnis #model-monetisasi-ai #meta-superintelligence-labs #muse-spark #alat-kreatif-ai #pengiklan-ai-meta #meta-ads-ai-connectors #n-a

https://teknologi.bisnis.com/read/20260430/84/1970519/meta-bersiap-monetisasi-ai-klaim-kelola-10-juta-percakapan-per-minggu