Kepala BP BUMN: Kecelakaan Kereta Bekasi Timur Jadi Momentum Evaluasi Total Keselamatan

Kepala BP BUMN: Kecelakaan Kereta Bekasi Timur Jadi Momentum Evaluasi Total Keselamatan

Dony mengatakan pemerintah dan BUMN akan memprioritaskan aspek keselamatan, sejalan dengan arahan Presiden Prabowo Subianto.

(Kompas.com) 28/04/26 13:53 205167

JAKARTA, KOMPAS.com - Kepala Badan Pengelola BUMN Dony Oskaria mengatakan kecelakaan kereta api di wilayah Bekasi Timur menjadi momentum evaluasi menyeluruh terhadap sistem keselamatan transportasi massal.

Dony mengatakan pemerintah dan BUMN akan memprioritaskan aspek keselamatan, sejalan dengan arahan Presiden Prabowo Subianto agar seluruh perlintasan wajib diperbaiki dan dilengkapi pintu pengaman.

“Pertama-tama kita turut berduka cita dan prihatin terhadap kecelakaan yang terjadi,” kata Dony di temu di Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian pada Selasa (28/4/2026).

Ia mengatakan pembenahan perlintasan sebenarnya sudah menjadi agenda yang disiapkan pemerintah sebelum insiden terjadi.

“Ini sebetulnya sudah masuk dalam program kerja kita tahun ini sebagaimana diarahkan bapak presiden kepada kurang lebih 1.800 lintasan kereta selama itu wajib diperbaiki harus ada pintunya,” ujar dia.

Menurut Dony, fokus penguatan keselamatan memang telah menjadi prioritas pemerintah tahun ini, namun insiden terbaru membuat evaluasi akan diperluas.

“Buat tahun ini kita mengutamakan kepada safety, dan memang sudah masuk dalam program kerja kita,” kata dia.

Ia menambahkan, setelah kecelakaan tersebut pemerintah akan melakukan evaluasi total terhadap keamanan transportasi massal, termasuk kemungkinan penguatan anggaran untuk sistem keselamatan.

“Apalagi dengan kejadian ini kita melakukan evaluasi total terhadap keamanan daripada transportasi massal kita,” ucap Dony.

Menurut dia, Presiden Prabowo Subianto juga telah memberi sinyal akan ada tambahan dukungan untuk memperkuat keseluruhan proses keamanan transportasi.

Dari sisi manajemen operator, Dony mengatakan evaluasi juga akan dilakukan, namun penyebab insiden tetap menunggu hasil investigasi pihak berwenang.

“Termasuk, semua akan kita evaluasi semuanya penyebabnya tentu ada pihak yang berwenang untuk melakukan evaluasi penyebab,” katanya.

Ia menegaskan hasil investigasi dari Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) nantinya akan menjadi dasar pembenahan di sisi manajemen.

“Tapi di sisi kami, itu akan kita evaluasi juga bagaimana penyebab, efek, apakah ada unsur dan lain-lain kita tunggu hasil daripada KNKT itu akan kita jadikan sebagai bahan untuk evaluasi daripada manajemen kita,” ujar Dony.

Terkait dukungan pendanaan untuk penguatan keselamatan perlintasan, Dony menyebut anggaran akan berasal dari pemerintah, dengan dukungan juga dari BUMN.

“Itu dari pemerintah, dari kami juga ada budget juga tapi dari pemerintah memang ini kan Kemenhub yang memang prasarana itu menjadi dari pemerintah juga,” kata dia.

Menurut Dony, aspek prasarana perlintasan memang menjadi domain pemerintah melalui Kementerian Perhubungan, sementara BUMN juga menyiapkan dukungan sesuai kewenangan masing-masing.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

#bumn #pelintasan-sebidang #dony-oskaria #kecelakaan-kereta-di-bekasi

https://money.kompas.com/read/2026/04/28/135317726/kepala-bp-bumn-kecelakaan-kereta-bekasi-timur-jadi-momentum-evaluasi-total