Profil Hasan Nasbi: Eks Kepala KSP Kini jadi Utusan Prabowo Bidang Komunikasi
Simak profil Hasan Nasbi yang baru saja dilantik sebagai Utusan Khusus Presiden Bidang Komunikasi oleh Presiden Prabowo Subianto.
(Bisnis.Com) 27/04/26 15:37 204060
Bisnis.com, JAKARTA — Nama Hasan Nasbi resmi dilantik sebagai Utusan Khusus Presiden Bidang Komunikasi. Kembalinya Hasan Nasbi ke Istana melanjutkan kiprahnya sebagai salah satu figur kunci dalam strategi komunikasi politik nasional.
Pelantikan Hasan Nasbi merupakan bagian dari perombakan (reshuffle) kabinet yang berlangsung di Istana Negara, Senin (27/4/2026).
Lebih lanjut, pelantikan Hasan Nasbi ditetapkan dalam Keputusan Presiden Republik Indonesia (Keppres) Nomor 53 P Tahun 2026 tentang Pengangkatan Penasihat Khusus Presiden Bidang Komunikasi yang diteken oleh Presiden RI pada 27 April 2026.
Presiden Prabowo memimpin langsung prosesi pengambilan sumpah yang dilakukan oleh Hasan Nasbi dan beberapa pejabat lainnya saat upacara pelantikan.
"Demi Allah saya bersumpah, bahwa saya, akan setia kepada Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 serta akan menjalankan segala peraturan perundang-undangan dengan selurus-lurusnya demi darma bakti saya kepada bangsa dan negara. Bahwa saya, dalam menjalankan tugas jabatan, akan menjunjung tinggi etika jabatan, bekerja dengan sebaik-baiknya, dengan penuh rasa tanggung jawab," demikian sumpah jabatan yang diucapkan oleh Hasan Nasbi, dituntun oleh Presiden Prabowo.
Selepas itu, Hasan, yang merupakan mantan kepala Kantor Komunikasi Kepresidenan (PCO), lanjut menandatangani berita acara pelantikan. Usai meneken berita acara pelantikan, prosesi upacara dilanjutkan dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya.
Profil Hasan Nasbi
Hasan Nasbi lahir di Bukittinggi, Sumatera Barat, pada 11 Oktober 1979. Ia menempuh pendidikan tinggi di Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Indonesia, jurusan Ilmu Politik.
Sejak awal, dia dikenal memiliki ketertarikan kuat pada isu politik dan komunikasi publik, yang kemudian menjadi fondasi utama kariernya.
Karier profesional Hasan dimulai sebagai jurnalis pada 2005–2006. Setelah itu, ia beralih menjadi peneliti di Pusat Kajian Politik Universitas Indonesia pada periode 2006–2008.
Pengalaman ini membentuk perspektifnya dalam membaca dinamika politik nasional, sekaligus membuka jalan untuk mendirikan lembaga survei politik.
Pada 2010, Hasan mendirikan Cyrus Network, lembaga survei dan konsultan politik yang cukup dikenal di Indonesia.
Melalui lembaga ini, ia terlibat dalam berbagai strategi komunikasi politik dan kampanye elektoral, menjadikannya salah satu konsultan yang diperhitungkan di lingkaran elit politik.
Namanya semakin dikenal luas saat menjadi juru bicara tim pemenangan pasangan Prabowo Subianto–Gibran Rakabuming Raka pada Pemilihan Presiden 2024.
Sempat Masuk Pemerintahan
Pascakemenangan Prabowo, Hasan ditunjuk sebagai Kepala Kantor Komunikasi Kepresidenan (Presidential Communication Office/PCO) dalam Kabinet Merah Putih.
Jabatan ini menempatkannya sebagai figur sentral dalam mengelola narasi dan komunikasi pemerintah kepada publik. Ia juga bertugas mengoordinasikan juru bicara serta strategi komunikasi lintas kementerian.
Namun, masa jabatannya relatif singkat. Hasan mengundurkan diri dari posisi tersebut pada April 2025.
Tak lama kemudian, dalam reshuffle kabinet September 2025, posisinya secara resmi digantikan oleh Angga Raka Prabowo, seiring perubahan struktur menjadi Badan Komunikasi Pemerintah.
Setelah tidak lagi menjabat di lingkar Istana, Hasan dipercaya menjadi Komisaris PT Pertamina (Persero) sejak 11 September 2025.
Penunjukan ini menunjukkan keberlanjutan kepercayaan pemerintah terhadapnya, meski tidak lagi berada di posisi komunikasi kepresidenan.
Dalam bursa reshuffle terbaru, Hasan Nasbi disebut akan mengisi posisi Utusan Khusus Presiden Bidang Komunikasi—peran yang dinilai sesuai dengan rekam jejaknya.
Jika terealisasi, posisi tersebut akan menempatkannya kembali di lingkar inti kekuasaan sebagai penasihat komunikasi Presiden, sekaligus memperkuat arsitektur komunikasi politik pemerintah.
Dengan rekam jejak sebagai jurnalis, peneliti, konsultan politik, hingga pejabat negara, Hasan Nasbi menjadi salah satu figur yang mencerminkan transformasi profesional komunikasi politik di Indonesia—dari ruang analisis hingga ke pusat pengambilan kebijakan.
#hasan-nasbi #profil-hasan-nasbi #utusan-khusus-presiden #komunikasi-politik #prabowo-subianto #kepala-ksp #cyrus-network #konsultan-politik #juru-bicara-prabowo #kabinet-merah-putih #komunikasi-pemeri