IHSG Ambles 3,38 Persen ke 7.129, Saham "Big Banks" Kompak Tertekan
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup melemah tajam pada perdagangan Jumat (24/4/2026). IHSG anjlok 249,12 poin atau 3,38 persen ke level 7.129,4
(Kompas.com) 24/04/26 16:49 201964
JAKARTA, KOMPAS.com – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup melemah tajam pada perdagangan Jumat (24/4/2026). Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia, IHSG anjlok 249,12 poin atau 3,38 persen ke level 7.129,49.
IHSG dibuka di level 7.378,07, sedikit lebih rendah dari penutupan sebelumnya di 7.378,61. Sepanjang perdagangan, indeks sempat menyentuh level tertinggi 7.383,40 dan terendah 7.115,97.
Total volume perdagangan saham mencapai 44,80 miliar saham dengan nilai transaksi Rp 24,30 triliun. Frekuensi perdagangan tercatat sebanyak 2.659.000 kali.
Pergerakan saham didominasi zona merah dengan 92 saham naik, 701 saham turun, dan 166 saham stagnan.
Sejumlah indeks utama turut terkoreksi cukup dalam. LQ45 turun 25,12 poin atau 3,51 persen ke level 690,76. IDX30 melemah 11,34 poin atau 2,88 persen ke level 381,93.
KOMPAS100 turun 37,25 poin atau 3,71 persen ke level 966,89. Sementara itu, indeks syariah juga tertekan, dengan Jakarta Islamic Index (JII) turun 16,49 poin atau 3,31 persen ke 482,44.
Indonesia Syariah Stock Index (ISSI) melemah 8,46 poin atau 3,16 persen ke level 259,03, sedangkan JII70 turun 5,80 poin atau 3,01 persen ke 186,71.
Dari sisi sektoral, seluruh sektor berada di zona merah. Sektor barang konsumen siklikal mencatat pelemahan terdalam sebesar 4,27 persen, diikuti sektor energi yang turun 4,22 persen dan sektor infrastruktur melemah 4,06 persen.
Sektor properti terkoreksi 3,89 persen, sektor perindustrian melemah 3,47 persen, dan sektor transportasi turun 3,31 persen.
Sementara itu, sektor barang konsumen non-siklikal turun 3,08 persen, sektor bahan baku melemah 2,76 persen, sektor teknologi terkoreksi 2,63 persen, dan sektor keuangan turun 2,27 persen.
Adapun sektor kesehatan mencatat pelemahan paling tipis yakni sebesar 1,52 persen.
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup melemah tajam pada perdagangan Jumat (24/4/2026). Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia, IHSG anjlok 249,12 poin atau 3,38 persen ke level 7.129,49.Pada jajaran LQ45, saham yang masuk top gainers antara lain PT Alamtri Minerals Indonesia Tbk (ADMR) yang naik 1,90 persen ke Rp 1.880 per saham, PT Medikaloka Hermina Tbk (HEAL) menguat 0,84 persen ke Rp 1.195, serta PT Indosat Tbk (ISAT) naik 0,77 persen ke Rp 1.970.
Selain itu, PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) turut menguat 0,75 persen ke Rp 4.050.
Sementara itu, top losers dipimpin PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA) yang anjlok 10,22 persen ke Rp 2.020, diikuti PT Barito Pacific Tbk (BRPT) turun 7,76 persen ke Rp 2.020, serta PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN) melemah 6,29 persen ke Rp 4.620.
Saham lain yang turut terkoreksi yakni PT Bumi Resources Tbk (BUMI) yang turun 6,09 persen ke Rp 216 dan PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BBTN) melemah 6,04 persen ke Rp 1.400.
Tekanan juga terlihat pada saham-saham perbankan berkapitalisasi besar. PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) anjlok 5,84 persen ke Rp 6.050, PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) melemah 2,85 persen ke Rp 3.070.
Lalu, saham PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI) turun 2,81 persen ke Rp 4.500, serta PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BBNI) terkoreksi 2,58 persen ke Rp 3.770.
Pada saham berkapitalisasi besar lainnya, PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (TLKM) turun 2,43 persen ke Rp 2.810, PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN) melemah 4,31 persen ke Rp 5.000.
Kemudian, saham PT Mora Telematika Indonesia Tbk (MORA) anjlok 6,70 persen ke Rp 5.225, serta PT Pantai Indah Kapuk Dua Tbk (PANI) turun 6,08 persen ke Rp 8.500. Selain itu, PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA) juga melemah 2,44 persen ke Rp 6.000.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang#pasar-saham #ihsg-anjlok #ihsg-hari-ini #ihsg-turun #ihsg-di-zona-merah #bursa-efek-indonesia #saham-perbankan #saham-big-caps