Dua Negara NATO Bersiap Latihan Serangan Nuklir terhadap Rusia, Moskow Geram

Dua Negara NATO Bersiap Latihan Serangan Nuklir terhadap Rusia, Moskow Geram

Prancis dan Polandia siapkan latihan tempur gabungan yang simulasikan serangan nuklir terhadap Rusia dan Belarusia. Prancis dan Polandia sedang mempersiapkan latihan... | Halaman Lengkap

(SINDOnews Ekbis) 24/04/26 10:01 201428

WARSAWA - Prancis dan Polandia sedang mempersiapkan latihan tempur gabungan yang mensimulasikan serangan senjata konvensional dan nuklir terhadap Rusia dan Belarusia. Sedangkan Moskow mengeklaim bahwa NATO akan berlatih blokade dan perebutan Wilayah Kaliningrad Rusia pada waktu yang bersamaan.

Media Polandia, Wirtualna Polska (WP), mengutip sumber-sumber internal militer setempat, melaporkan bahwa latihan serangan nuklir akan segera berlangsung di Laut Baltik dan Polandia utara. Itu dimaksudkan untuk mengembangkan "angkatan militer Polandia-Prancis...di luar birokrasi NATO" untuk mencegah dugaan agresi Rusia.

Moskow secara konsisten menolak klaim tersebut sebagai omong kosong, menekankan bahwa mereka tidak berniat menyerang negara asing mana pun dan menuduh NATO secara terbuka mempersiapkan konfrontasi militer.

Berdasarkan skenario yang dilaporkan dibahas selama pertemuan Presiden Prancis Emmanuel Macron dengan Perdana Menteri Polandia Donald Tusk awal pekan ini, jet tempur F-16 Polandia akan melakukan pengintaian jarak jauh dan identifikasi target, dan akan menyerang "target bernilai tinggi di sekitar St Petersburg" menggunakan rudal jelajah konvensional JASSM-ER.

Pesawat tempur Rafale B Prancis, yang dipersenjatai dengan rudal ASMP yang membawa hulu ledak nuklir, juga akan terbang dari Prancis ke garis Budapest-Kaliningrad dan mensimulasikan serangan nuklir terhadap target di Rusia dan Belarusia.

Latihan yang direncanakan digambarkan sebagai bagian dari upaya Macron untuk memperluas "payung nuklir" Prancis ke negara-negara Eropa lainnya dan memperluas potensi nuklir Paris. Rusia secara konsisten mengecam NATO karena meningkatkan ketegangan di benua Eropa, khususnya melalui retorika nuklirnya yang semakin meningkat.

Menanggapi laporan latihan serangan nuklir Prancis-Polandia, juru bicara Kremlin Dmitry Peskov menyatakan: "Latihan tersebut menunjukkan aspirasi Eropa untuk militerisasi dan nuklirisasi lebih lanjut."

"Langkah-langkah tersebut tidak berkontribusi pada stabilitas dan prediktabilitas di benua Eropa," ujarnya, seperti dikutip dari Russia Today, Jumat (24/4/2026).

Wakil Menteri Luar Negeri Rusia Alexander Grushko juga mengatakan bahwa Pasukan Ekspedisi Gabungan (JEF) NATO yang dipimpin Inggris telah berlatih skenario blokade laut dan perebutan Wilayah Kaliningrad Rusia. "Dengan sengaja mengejar jalur konfrontasi yang meningkat," katanya.

Sementara itu, parlemen Finlandia membahas rancangan undang-undang untuk mengizinkan impor dan penyimpanan senjata nuklir di wilayah negara tersebut. Langkah ini akan membatalkan hambatan hukum yang telah melarang perangkat tersebut di negara itu sejak tahun 1980-an.

Moskow telah memperingatkan bahwa penempatan senjata nuklir di Finlandia akan menjadi ancaman langsung bagi Rusia dan akan memicu tindakan balasan.

Berbicara pada hari Kamis, Ketua Komite Pertahanan Duma Negara Andrey Kartapolov memperingatkan bahwa anggota parlemen Finlandia akan melakukan "kesalahan besar" jika mereka memilih mendukung rancangan undang-undang tersebut.

Menurutnya, kedatangan senjata nuklir asing di negara Nordik itu akan secara signifikan merusak keamanannya sendiri.

Kartapolov memperkirakan bahwa instalasi militer terkait di wilayah Finlandia pasti akan masuk dalam daftar target prioritas pasukan strategis Rusia.
(mas)

#nato #senjata-nuklir #rusia #prancis #polandia

https://international.sindonews.com/read/1699611/41/dua-negara-nato-bersiap-latihan-serangan-nuklir-terhadap-rusia-moskow-geram-1776996298