Pembangunan Sekolah Rakyat Dikebut, Target Siap Digunakan pada Tahun Ajaran 2026

Pembangunan Sekolah Rakyat Dikebut, Target Siap Digunakan pada Tahun Ajaran 2026

Pemerintah mempercepat pembangunan Proyek Sekolah Rakyat (SR) sebagai bagian dari upaya memperluas akses pendidikan.

(Kompas.com) 21/04/26 11:51 197685

JAKARTA, KOMPAS.com – Pemerintah mempercepat pembangunan Proyek Sekolah Rakyat (SR) sebagai bagian dari upaya memperluas akses pendidikan, dengan target siap digunakan pada tahun ajaran baru 2026.

Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo, menegaskan komitmennya dalam memastikan proyek tersebut berjalan sesuai standar mutu, waktu, dan keselamatan kerja.

Dalam setiap kunjungannya ke lokasi pembangunan, ia memberikan arahan langsung guna menjaga kualitas pelaksanaan proyek.

Dok. Kementerian PU Menteri PU Dody Hanggodo dalam Rapat Kerja (Raker) bersama Komisi V DPR RI di Jakarta, Rabu (8/4/2026).

“Saya ingin setiap pembangunan Sekolah Rakyat ini tidak hanya selesai tepat waktu, tetapi juga memenuhi standar kualitas terbaik serta mengedepankan keselamatan kerja. Ini menyangkut masa depan generasi bangsa,” ujar Dody dalam keterangan resmi, Selasa (21/4/2026).

Percepatan pembangunan untuk tahun ajaran baru

BUMN konstruksi PT Brantas Abipraya (Persero) sebagai kontraktor pelaksana menyatakan tengah melakukan percepatan pembangunan Sekolah Rakyat di berbagai lokasi proyek yang dikerjakan.

Langkah percepatan ini dilakukan untuk memastikan kesiapan infrastruktur pendidikan tersebut dapat dimanfaatkan tepat waktu, sejalan dengan target pemerintah untuk membuka akses pendidikan yang lebih luas dan merata.

Sekretaris Perusahaan Brantas Abipraya, Dian Sovana, mengatakan pihaknya telah melakukan berbagai upaya perbaikan dan optimalisasi pelaksanaan proyek.

Dok. Kementerian PU Proyek Sekolah Rakyat di Surabaya

Menurut dia, langkah tersebut meliputi peningkatan pengawasan teknis, optimalisasi manajemen proyek, serta penegakan disiplin terhadap standar Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3).

“Dalam setiap proyek, dinamika pelaksanaan merupakan bagian dari proses konstruksi, namun Brantas Abipraya tetap fokus pada solusi melalui evaluasi menyeluruh serta langkah percepatan agar penyelesaian tetap sesuai kontrak,” ujar Dian.

Ribuan tenaga kerja dikerahkan

Percepatan pembangunan Sekolah Rakyat tidak hanya ditopang oleh strategi manajemen proyek, tetapi juga oleh intensitas kerja di lapangan.

Dian mengungkapkan, dalam kondisi tertentu pekerjaan dilakukan siang dan malam dengan jumlah tenaga kerja di satu lokasi dapat mencapai hingga 500 orang yang bekerja secara bergantian.

“Di balik setiap progres yang terlihat, ada kerja keras teman-teman di lapangan yang luar biasa. Mereka bekerja tanpa mengenal waktu, dalam berbagai kondisi, dengan semangat dan komitmen tinggi untuk menyelesaikan proyek ini. Ini bukan hanya tentang pembangunan fisik, tetapi juga tentang dedikasi, kebersamaan, dan tanggung jawab kepada masyarakat,” kata dia.

Konsep sekolah terpadu berbasis asrama

Secara desain, Sekolah Rakyat mengusung konsep asrama terpadu dengan fasilitas yang seragam di seluruh Indonesia.

Fasilitas tersebut mencakup gedung sekolah mulai dari SD, SMP, hingga SMA, rumah susun guru, asrama siswa, masjid, gedung serbaguna, kantin, serta sarana olahraga seperti lapangan sepak bola dan basket.

Model ini dirancang untuk menciptakan lingkungan belajar yang terintegrasi sekaligus mendukung pembinaan karakter siswa.

DOK. PT BRANTAS ABIPRAYA (PERSERO) PT Brantas Abipraya (Persero) mempercepat pembangunan Proyek Sekolah Rakyat Jatim 2 sebagai bagian dari dukungan terhadap agenda prioritas pemerintah dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia.

Dukungan terhadap agenda pembangunan SDM

Brantas Abipraya menyebut percepatan pembangunan Sekolah Rakyat merupakan bagian dari kontribusi perusahaan dalam mendukung agenda pembangunan nasional, khususnya Asta Cita Presiden Prabowo Subianto.

Program tersebut menitikberatkan pada peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui pemerataan akses pendidikan yang layak dan berkualitas.

“Semangat teman-teman di lapangan adalah representasi nyata dari Asta Cita, bahwa pembangunan bukan hanya tentang infrastruktur, tetapi tentang menghadirkan harapan, membuka akses pendidikan, dan membangun masa depan generasi bangsa,” ujar Dian.

Koordinasi dan pengawasan diperkuat

Ke depan, Brantas Abipraya menyatakan akan terus memperkuat koordinasi dengan seluruh pemangku kepentingan guna memastikan setiap tahapan pekerjaan berjalan optimal, transparan, dan akuntabel.

Sebagai BUMN konstruksi yang berpengalaman, perusahaan menegaskan komitmennya dalam mendukung penyediaan infrastruktur pendidikan yang berkualitas melalui proyek Sekolah Rakyat.

“Proyek Sekolah Rakyat ini bukan hanya sekadar pembangunan fisik, tetapi juga merupakan investasi jangka panjang dalam mencetak generasi unggul Indonesia. Kami berkomitmen mengebut penyelesaian proyek ini, tentunya dengan mengutamakan kualitas terbaik, serta tetap mengedepankan aspek keselamatan kerja,” pungkas Dian.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

#brantas-abipraya #bumn-konstruksi #sekolah-rakyat #pembangunan-sekolah-rakyat #proyek-sekolah-rakyat

https://money.kompas.com/read/2026/04/21/115112626/pembangunan-sekolah-rakyat-dikebut-target-siap-digunakan-pada-tahun-ajaran