Kemlu Pantau Kondisi WNI Korban Kebakaran Dahsyat Sandakan Malaysia
Kementerian Luar Negeri (Kemlu) terus memantau perkembangan penanganan kebakaran dahsyat yang menghanguskan 1.000 rumah dari 1.200 unit di Sandakan, Malaysia, Minggu... | Halaman Lengkap
(SINDOnews Ekbis) 20/04/26 12:41 196565
JAKARTA - Kementerian Luar Negeri (Kemlu) terus memantau perkembangan penanganan kebakaran dahsyat yang menghanguskan 1.000 rumah dari 1.200 unit di Sandakan, Malaysia , Minggu (19/4/2026) dini hari waktu setempat. Hingga saat ini tidak ada laporan korban jiwa.“Kementerian Luar Negeri melalui KJRI Kota Kinabalu (KJRI KK) dan Dit Pelindungan WNI terus memonitor perkembangan dan melakukan pendampingan penanganan insiden kebakaran di Sandakan, Malaysia,” kata Direktur Pelindungan WNI Kemlu Heni Hamidah, Senin (20/4/2026).
Sejumlah warga dilaporkan mengalami luka ringan saat berupaya menyelamatkan harta benda. Mayoritas penghuni kawasan tersebut merupakan warga negara Malaysia, Filipina, dan WNI yang menikah dengan warga negara Malaysia.
KJRI bersama Direktorat Pelindungan WNI Kemlu melakukan langkah-langkah, mulai dari koordinasi intensif dengan otoritas setempat untuk memperoleh data akurat terkait jumlah dan kondisi WNI yang terdampak.
“Melakukan pemantauan langsung perkembangan situasi di lapangan, termasuk penanganan pengungsi dan distribusi bantuan. Menyiapkan fasilitasi dokumen keimigrasian bagi WNI terdampak yang kehilangan dokumen penting akibat kebakaran,” ungkap Heni.
Di samping itu, para korban yang memerlukan bantuan juga sudah ditampung di lokasi penampungan dan ditangani pihak terkait di Sandakan, Sabah.
“Saat ini, fokus utama pemerintah memastikan keselamatan dan pendataan seluruh WNI yang terdampak. Kementerian Luar Negeri mengimbau keluarga di Indonesia yang memiliki kerabat di kawasan tersebut untuk tetap tenang dan menunggu informasi resmi dari pemerintah,” tambahnya.
(jon)