Pengembang Properti Lumbung Coin Garap Bisnis Rumah Kos Terintegrasi

Pengembang Properti Lumbung Coin Garap Bisnis Rumah Kos Terintegrasi

Lumbung Coin Eco-resort di Jawa Timur kembangkan rumah kos terintegrasi dengan pelatihan digital. Program bootcamp disiapkan untuk cetak talenta siap bersaing.

(Bisnis.Com) 18/04/26 06:37 195172

Bisnis.com, JAKARTA — Perusahaan properti di Jawa Timur, Lumbung Coin Eco-resort mengincar pengembangan kawasan rumah kos alias rukos.

Direktur Utama Lumbung Coin Eco-resort, Rosantika mengatakan rukos dengan konsep living dan learning yakni sebagai ekosistem yang mengintegrasikan hunian komunal dengan pusat pelatihan berbasis industri, khususnya di bidang digital.

Pihaknya telah bekerja sama dengan Indonesia Construction Architecture Network (ICAN) yang akan menggabungkan hunian dengan fasilitas pembelajaran bagi penghuninya.

"Konsepnya pengembangan kawasan rumah kos atau rukos yang memadukan konsep hunian atau living dengan pembelajaran atau learning bagi penghuninya," ujarnya melalui keterangan tertulis, Jumat (17/4/2026).

Dengan demikian, ke depan, akan dibangun program bootcamp untuk mencetak talenta digital yang siap bersaing, baik di tingkat lokal maupun global.

Chairman ICAN, Dian Putra, menilai keberadaan fasilitas pelatihan di dalam lingkungan hunian dapat memberikan nilai tambah bagi mahasiswa maupun masyarakat umum. Selain tempat tinggal, penghuni diharapkan memiliki akses untuk mengembangkan keterampilan dan ide bisnis.

“Konsep ini tidak hanya mendukung kegiatan akademik, tetapi juga mendorong lahirnya peluang usaha baru,” ujarnya.

Secara fisik, kawasan ini direncanakan terdiri atas 67 unit rumah dengan masing-masing 12 kamar. Fasilitas penunjang seperti area kerja bersama (co-working space), amfiteater, area olahraga, hingga ruang terbuka hijau juga disiapkan untuk mendukung aktivitas penghuni.

Selain itu, konsep ramah lingkungan turut diusung melalui penyediaan kendaraan internal berbasis energi bersih serta pembatasan kendaraan berbahan bakar fosil di dalam kawasan.

Sementara itu, Chairman VOCASIA, Farid Subkhan, menyatakan bahwa program pelatihan yang disiapkan berfokus pada praktik langsung agar peserta dapat memahami proses bisnis digital secara aplikatif.

Materi pelatihan mencakup strategi pemasaran, pengelolaan keuangan, analisis pasar, hingga optimalisasi platform digital. Program ini dirancang dalam beberapa durasi, mulai dari satu minggu hingga enam bulan, tergantung kebutuhan peserta.

“Pendekatannya tidak hanya teori, tetapi juga praktik bisnis agar peserta memiliki pengalaman langsung,” kata Farid.

Ia menambahkan, pengembangan keterampilan digital dinilai penting untuk membuka peluang kerja baru, terutama di tengah peningkatan jumlah lulusan perguruan tinggi.

Dengan dukungan pelatihan yang relevan, diharapkan peserta dapat membangun usaha mandiri maupun berkontribusi dalam ekosistem ekonomi digital.

#rumah-kos #properti-jawa-timur #lumbung-coin #eco-resort #hunian-komunal #pusat-pelatihan #talenta-digital #co-working-space #amfiteater #ruang-terbuka-hijau #energi-bersih #praktik-bisnis-digital #st

https://ekonomi.bisnis.com/read/20260418/47/1967553/pengembang-properti-lumbung-coin-garap-bisnis-rumah-kos-terintegrasi