Indeks Keyakinan Konsumen Bali Turun 2,6% di Tengah Bayang Konflik Timur Tengah

Indeks Keyakinan Konsumen Bali Turun 2,6% di Tengah Bayang Konflik Timur Tengah

Indeks Keyakinan Konsumen Bali turun 2,6% akibat perang Timur Tengah, namun optimisme meningkat berkat Idulfitri dan peningkatan wisatawan nusantara.

(Bisnis.Com) 17/04/26 18:28 194902

Bisnis.com, DENPASAR — Bank Indonesia mencatat Indeks Keyakinan Konsumen (IKK) Provinsi Bali sebesar 127,3 (nilai indeks > 100) atau turun sebesar 2,6% (mtm).

Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Bali Erwin Soeriadimadja menjelaskan penurunan tersebut melandai dibandingkan dengan IKK Februari 2026 yang turun sebesar 3,6% (mtm).

Lebih lanjut, IKK Provinsi Bali masih lebih tinggi dari IKK Nasional dengan IKK sebesar 122,9. Keyakinan konsumen mayoritas didorong oleh kelompok pendapatan Rp3-Rp4 juta (138,6), Rp5-Rp6 juta (136,8), dan kelompok pendapatan Rp2-Rp3 juta (130,5). Optimisme IKK turut tercermin dari responden kategori pekerja di sektor formal (127,2) dan informal (127,3).

Perlambatan komponen Indeks Keyakinan Konsumen (IKK) tertahan oleh penurunan Indeks Ekspektasi Konsumen (IEK) dari 140,2 menjadi 124,7. Penurunan tersebut dipicu melemahnya seluruh komponen pembentuk IEK, antara lain indeks prakiraan penghasilan enam bulan mendatang yang turun 15,5% (mtm) menjadi 123,0 serta indeks prakiraan ketersediaan lapangan kerja yang turun 9,6% menjadi 122,0.

Selain itu, indeks prakiraan kegiatan usaha enam bulan mendatang juga turun 7,9% menjadi 129,0.

"Responden menyatakan adanya kecenderungan penurunan perjalanan wisatawan ke Bali seiring dengan konflik perang di Timur Tengah yang meningkatkan risiko kenaikan harga avtur dan keterbatasan maskapai.

Adanya sejumlah pembatalan perjalanan wisatawan ke Bali ini memberikan efek domino bagi keberlangsungan kondisi usaha di Bali sebagai wilayah yang bergantung dari sektor pariwisata," jelas Erwin dikutip dari siaran resminya, Jumat (17/4/2026).

Meskipun demikian, momentum Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) Idulfitri turut mendorong IKK Maret 2026 tumbuh lebih baik jika dibandingkan IKK Februari 2026. Optimisme tersebut sejalan dengan data Angkasapura pada bulan Maret 2026 yang menunjukkan peningkatan jumlah kunjungan wisatawan sebesar 9,6% (mtm) atau total jumlah kunjungan sebanyak 892 ribu orang.

Adapun peningkatan wisatawan didorong oleh peningkatan kunjungan wisatawan nusantara sebesar 26,3% (mtm), lebih tinggi dibandingkan peningkatan kunjungan wisatawan mancanegara sebesar 0,8% (mtm). Peningkatan kunjungan wisatawan yang selaras dengan peningkatan Indeks Kondisi Ekonomi Saat Ini (IKE) mampu menahan penurunan IKK lebih lanjut, dari IKE 121,0 menjadi 129,8 (naik 7,3%; mtm).

Faktor pendorong pertumbuhan IKE berasal dari peningkatan tiga komponen yaitu indeks konsumsi barang-barang kebutuhan tahan lama saat ini dibandingkan 6 bulan yang lalu sebesar 15,0% (mtm), indeks penghasilan saat ini dibandingkan 6 bulan yang lalu sebesar 5,5% (mtm), serta indeks ketersediaan lapangan kerja saat ini dibandingkan 6 bulan yang lalu sebesar 3,0% (mtm).

Selain itu, Bank Indonesia Provinsi Bali bersama Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) baik di tingkat Provinsi maupun Kabupaten/Kota di wilayah Provinsi Bali terus berupaya untuk menjaga stabilitas harga dan mendorong pertumbuhan ekonomi.

TPID terus memastikan ketersediaan pasokan pangan melalui penyelenggaraan operasi pasar murah, pengawasan harga pada komoditas pangan utama, serta koordinasi rutin untuk memastikan jalur distribusi pangan tetap terjaga.

Demi mendukung pertumbuhan ekonomi, Bank Indonesia pada 16-17 Maret 2026 masih mempertahankan BI-Rate sebesar 4,75%, suku bunga Deposit Facility sebesar 3,75%, dan suku bunga Lending Facility sebesar 5,50%.

"Untuk menjaga konsumsi masyarakat di tengah instabilitas geopolitik, pada tanggal 1 April 2026 Pemerintah tidak menaikkan harga bahan bakar minyak (BBM). Stimulus tersebut diharapkan mampu mendukung terwujudnya stabilitas harga (pro stability) untuk mendukung pertumbuhan ekonomi (pro growth)," ujar Erwin.

#indeks-keyakinan-konsumen #perang-timur-tengah #penurunan-ikk-bali #optimisme-konsumen-bali #wisatawan-ke-bali #konflik-timur-tengah #efek-perang-ekonomi #pariwisata-bali #peningkatan-wisatawan-nusant

https://bali.bisnis.com/read/20260417/538/1967474/indeks-keyakinan-konsumen-bali-turun-26-di-tengah-bayang-konflik-timur-tengah