Kelas Menengah Beralih ke Mode Survival, Abaikan Gaya Hidup dan Fokus Penuhi Kebutuhan Pokok
Anggaran rumah tangga dipusatkan ke bahan makanan dan pendidikan.
(Republika) 28/10/25 21:07 19243
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Gaya hidup kelas menengah Indonesia berubah seiring tekanan ekonomi. Survei terbaru lembaga KedaiKOPI menunjukkan, masyarakat kelas menengah kini menahan diri belanja fesyen, nongkrong, dan jalan-jalan karena tekanan pengeluaran yang makin besar.
Dalam survei bertajuk “Survei Perilaku Konsumsi & Daya Beli Masyarakat Kelas Menengah”, KedaiKOPI mengungkapkan bahwa pengeluaran rumah tangga kelas menengah meningkat dalam tiga bulan terakhir.
Tidak ada kode iklan yang tersedia."Satu kalimat yang menggambarkan perubahan paling mencolok dengan konsumsi kelas menengah adalah fokus ke kebutuhan pokok,” ujar Ashma Nur Afifah, peneliti senior Lembaga Survei KedaiKOPI berdasarkan hasil survei yang dirilis pada Selasa (28/10/2025).
Survei yang dilakukan secara daring pada 14–19 Oktober 2025 terhadap 932 responden itu menemukan bahwatiga dari lima responden merasa pengeluarannya meningkat dalam tiga bulan terakhir. Akibatnya, anggaran rumah tangga dipusatkan ke bahan makanan dan pendidikan, sementara pos rekreasi dan gaya hidup terpaksa dikorbankan atau ditunda.
“Harga pangan yang meningkat dan biaya transportasi yang naik membuat kapasitas bayar masyarakat makin tidak stabil,” kata Ashma.
#kelas-menengah-mode-survival #tekanan-ekonomi #survei-kedaikopi #kedaikopi #pengeluaran-kelas-menengah #paylater