Harga RAM Mulai Melandai, Setelah Sempat Naik Hingga 2.200%

Harga RAM Mulai Melandai, Setelah Sempat Naik Hingga 2.200%

Harga RAM turun 5% di Maret 2026 setelah naik 2.200% akibat permintaan AI. Transisi ke DDR5 dan teknologi baru seperti TurboQuant mempengaruhi harga.

(Bisnis.Com) 15/04/26 14:30 192088

Bisnis.com, JAKARTA — Harga Random Access Memory (RAM) mulai menunjukkan tanda-tanda penurunan setelah periode kenaikan yang ekstrem akibat permintaan pusat data atau data center AI.

Harga spot untuk modul DDR4 16 Gb mencatat koreksi sebesar 5% pada Maret 2026 dibandingkan bulan sebelumnya.

Koreksi ini terjadi setelah harga komponen tersebut melonjak lebih dari 2.200% sepanjang tahun lalu. Fenomena lonjakan harga ini sebelumnya dipicu oleh penyerapan kapasitas produksi DRAM secara besar-besaran untuk kebutuhan infrastruktur AI global.

Data pasar menunjukkan harga modul DDR4 16 Gb berada di level Rp54.848 pada Maret 2025, sebelum meroket hingga Rp1.270.074 pada periode saat ini. Kenaikan sebesar 2.215% tersebut sempat menekan ekosistem PC DIY, produsen laptop, hingga OEM perangkat keras di seluruh dunia.

Laporan pasar menyebutkan penurunan harga spot sekitar 5% juga mulai merambah ke segmen memori DDR5. Dinamika ini menjadi indikator penting bagi distributor dan pelaku logistik rantai pasok yang melakukan transaksi harian tanpa kontrak jangka panjang.

Melansir dari TechRadar Rabu, (15/4/2026), analis industri mengatakan transisi manufaktur dari DDR4 ke DDR5 menjadi faktor utama yang membedakan volatilitas harga kedua teknologi tersebut.

Banyak produsen memori mengalihkan fokus produksi ke DDR5 seiring pergeseran standar industri ke teknologi yang lebih baru.

Kondisi tersebut menyebabkan dinamika penawaran dan permintaan yang unik, di mana kenaikan harga DDR4 menjadi lebih curam dibandingkan DDR5. Sebagai perbandingan, harga DDR5 16 Gb tercatat naik 600% dari sekitar Rp90.842 pada Maret 2025 menjadi sekitar Rp637.608 saat ini.

Penurunan harga saat ini juga dipengaruhi oleh efisiensi teknologi baru dari Google yang disebut TurboQuant. Algoritma kompresi memori ini diklaim mampu mengurangi kebutuhan memori kerja pada model AI hingga enam kali lipat.

Sentimen pasar makin melemah setelah OpenAI memutuskan untuk membatalkan proyek pusat data Stargate di Inggris yang bernilai masif. Proyek tersebut awalnya diperkirakan membutuhkan hingga 8.000 unit GPU beserta kapasitas memori yang sangat besar.

Pembatalan proyek skala besar ini berdampak langsung pada terbukanya kapasitas produksi yang sebelumnya terkunci untuk sektor AI. Hal ini memicu investor untuk melakukan aksi jual saham pada sejumlah produsen memori utama dalam beberapa pekan terakhir.

“Model yang lebih efisien seperti TurboQuant cenderung menurunkan biaya keseluruhan dan mendorong permintaan yang lebih besar untuk komputasi AI,” kata Lee Jong-wook.

Menurut Lee, optimisme terhadap efisiensi model tidak serta merta menurunkan permintaan semikonduktor secara permanen. Model yang teroptimasi justru akan digunakan untuk menghadirkan layanan AI berkinerja lebih tinggi dengan sumber daya cip yang sama.

Di sisi lain, Samsung Electronics tetap melaporkan kinerja keuangan yang kuat dengan pendapatan divisi memori mencapai US$50,4 miliar pada kuartal I/2026. Angka tersebut mencatatkan rekor tertinggi sepanjang masa baik untuk kategori DRAM maupun NAND.

Data Counterpoint Research menunjukkan capaian Samsung mencerminkan bahwa permintaan industri masih berada pada level yang sangat tinggi. Namun, penurunan harga di tingkat ritel mencerminkan momentum konsumen yang mulai melunak dibandingkan tahun sebelumnya.

Sejumlah peritel di wilayah Eropa, Amerika Serikat, dan China mulai menurunkan harga jual untuk menghabiskan stok yang tidak terserap konsumen. Meski demikian, pasokan tambahan secara global diperkirakan baru akan tersedia sepenuhnya pada awal tahun 2027.

#harga-ram #penurunan-harga-ram #harga-ddr4 #harga-ddr5 #ram-ai #harga-memori #ram-ddr4 #ram-ddr5 #penurunan-harga-memori #harga-memori-ddr4 #harga-memori-ddr5 #harga-spot-ram #harga-ram-2026 #harga-ra

https://teknologi.bisnis.com/read/20260415/84/1966794/harga-ram-mulai-melandai-setelah-sempat-naik-hingga-2200