IHSG Ditutup Menguat 0,56 Persen ke 7.500, Sektor Energi Perkasa
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup menguat ke level 7.500 pada perdagangan Senin (13/4/2026).
(Kompas.com) 13/04/26 17:17 189888
JAKARTA, KOMPAS.com – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup menguat ke level 7.500 pada perdagangan Senin (13/4/2026).
Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia (BEI), IHSG naik 41,69 poin atau 0,56 persen ke 7.500,19. Di sisi lain, indeks LQ45 justru terkoreksi tipis 0,016 persen ke level 746,36, menandakan tekanan masih terjadi pada saham-saham berkapitalisasi besar tertentu.
Secara umum, mayoritas saham masih bergerak positif dengan 397 saham naik, 264 saham turun, dan 156 saham stagnan.
Nilai transaksi tercatat sekitar Rp 19,83 triliun dengan volume 42,09 miliar saham dan frekuensi 2,54 juta kali transaksi.
Penguatan IHSG terutama ditopang oleh sektor-sektor berbasis komoditas. Sektor energi mencatat kenaikan tertinggi sebesar 2,64 persen, diikuti sektor barang baku yang menguat 2,36 persen.
Kinerja ini menunjukkan saham-saham berbasis komoditas masih menjadi penopang utama pasar, seiring sentimen global yang cenderung mendorong harga energi dan bahan baku.
Selain itu, sektor barang konsumen siklikal juga mencatat kenaikan signifikan sebesar 2,30 persen, mengindikasikan masih adanya optimisme terhadap konsumsi domestik.
Sektor keuangan hingga kesehatan tertekan
Di sisi lain, tekanan justru terlihat pada sektor defensif dan berbasis likuiditas. Sektor keuangan menjadi yang paling tertekan dengan penurunan 1,31 persen.
Pelemahan sektor ini menjadi catatan penting mengingat perannya sebagai penggerak utama IHSG. Koreksi pada saham perbankan biasanya mencerminkan sikap pasar yang lebih berhati-hati.
Selain itu, sektor kesehatan turun 0,23 persen dan sektor transportasi melemah tipis 0,02 persen, menandakan rotasi dana keluar dari sektor-sektor tersebut.
Perbedaan kinerja antar sektor ini mencerminkan adanya rotasi dana di pasar. Investor cenderung masuk ke saham-saham berbasis komoditas yang tengah menguat, sementara mengurangi eksposur pada sektor keuangan dan sektor defensif lainnya.
Di indeks LQ45, saham PT Barito Pacific Tbk (BRPT) memimpin penguatan dengan kenaikan 14,36 persen, diikuti PT Medco Energi Internasional Tbk (MEDC) sebesar 6,11 persen dan PT Elang Mahkota Teknologi Tbk (EMTK) sebesar 5,71 persen.
Sebaliknya, saham PT Trimegah Bangun Persada Tbk (NCKL) turun 3,93 persen, PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA) melemah 2,17 persen, dan PT Charoen Pokphand Indonesia Tbk (CPIN) terkoreksi 2,05 persen.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang#pasar-saham #ihsg-menguat #ihsg-hari-ini #ihsg-naik #ihsg-ditutup-menguat #bursa-efek-indonesia