Turnamen Tenis Meja Se-Sulawesi Berakhir Pahit, Pemenang Tak Kunjung Terima Hadiah Penuh

Turnamen Tenis Meja Se-Sulawesi Berakhir Pahit, Pemenang Tak Kunjung Terima Hadiah Penuh

Turnamen Tenis Meja BERANI Se-Sulawesi Piala Gubernur Sulawesi Tengah 2026 yang digelar di GOR Pusalemba, Poso, 9–11 Januari 2026 menyisakan kisah yang tak seindah... | Halaman Lengkap

(SINDOnews Ekbis) 10/04/26 19:10 188037

POSO - Turnamen Tenis Meja BERANI Se-Sulawesi Piala Gubernur Sulawesi Tengah 2026 yang digelar di GOR Pusalemba, Poso, 9–11 Januari 2026 menyisakan kisah yang tak seindah euforianya. Para pemenang yang telah diumumkan saat penutupan turnamen 11 Januari 2026 dengan total hadiah mencapai Rp230 juta hingga kini sejumlah juara belum menerima hak mereka secara penuh sesuai janji panitia.

Kemenangan yang seharusnya menjadi momen kebanggaan justru berubah menjadi awal dari penantian panjang. Tim RPP BERANI menjadi salah satu pihak yang paling terdampak karena hadiah yang dijanjikan tak kunjung diterima secara utuh.

Pada seremoni penutupan, panitia tidak langsung menyerahkan uang hadiah kepada para juara. Ketua Panitia Pelaksana AAN saat itu berjanji dana akan ditransfer keesokan harinya atau 12 Januari 2026 setelah peserta tiba di Palu.

Namun, janji hanya tinggal janji. Saat Tim RPP BERANI menagihnya, AAN meminta waktu 14 hari kerja dengan alasan penyelesaian administrasi.

“Setelah kami tunggu 14 hari, dia (AAN) kembali berkomunikasi. Kali ini berjanji akan mentransfer setengah dari total hadiah, lalu sisanya pada awal pertengahan Februari 2026,” ujar Arham, salah satu atlet perwakilan tim RPP BERANI, Jumat (10/4/2026).

Namun, waktu kembali berlalu tanpa kepastian. Hingga 18 Februari 2026, komunikasi yang dilakukan melalui WhatsApp hanya berisi jawaban normatif dari panitia.

“Mohon maaf pak, lagi di jalan tadi. Iya secepatnya akan kami selesaikan. Mudah-mudahan pihak sponsor secepatnya menyelesaikan,” kata Arham menirukan isi pesan WhatsApp dari AAN.

Setelah Lebaran, komunikasi kembali dilanjutkan pada 1 April 2026. Dalam pesan WhatsApp, AAN malah menyampaikan pihak sponsor sudah tidak dapat lagi dihubungi.

Yang bersangkutan malah berdalih dana pribadinya telah dikeluarkan terancam tidak tergantikan. AAN mengaku permasalahan ini tidak melibatkan KONI karena sponsor dicari secara mandiri meski sebelumnya kegiatan telah dilaporkan kepada Gubernur Sulawesi Tengah.

Turnamen ini diikuti 300 atlet dari enam provinsi mempertandingkan berbagai kategori mulai dari beregu putra umum, tunggal putra dan putri, U-15, U-12, veteran 50+, hingga divisi daerah.

Dalam spanduk resmi kegiatan, tercantum sejumlah nama pejabat daerah dan tokoh olahraga, termasuk Gubernur Sulawesi Tengah dan Wakilnya, Bupati Poso dan Wakilnya, Ketua Umum KONI Sulawesi Tengah, serta Ketua PTMSI.

Atas kondisi ini, RPP BERANI bersama para juara berharap agar persoalan pembayaran hadiah dapat segera mendapat perhatian dari pihak terkait, termasuk Gubernur Sulawesi Tengah, Bupati Poso, KONI Sulteng, serta panitia penyelenggara.

Berikut sejumlah kategori yang baru menerima pembayaran sebagian:

1. Kategori Beregu Putra Umum (Juara 3): RPP BERANI POSO. Bonus Juara Rp10.000.000 baru menerima Rp5.000.000.

2. Kategori Tunggal Divisi II (Juara 1): LAMBANGAN PALU (Fika F). Bonus Juara Rp10.000.000 baru menerima Rp5.000.000.

3. Kategori Veteran Umur 50+ (Juara 1): RPP BERANI POSO (Yusrin T). Bonus juara Rp10.000.000 baru menerima Rp5.000.000.

4. Kategori Tunggal Putri Umum (Juara 1): RPP BERANI POSO (Nuraini Shaleha). Bonus Juara Rp15.000.000 baru menerima Rp5.000.000.
(jon)

#tenis-meja #turnamen #hadiah #sulawesi-tengah

https://daerah.sindonews.com/read/1695101/174/turnamen-tenis-meja-se-sulawesi-berakhir-pahit-pemenang-tak-kunjung-terima-hadiah-penuh-1775822674