Semen Baturaja Sasar Proyek Infrastruktur Lampung, Tingkatkan Pangsa Pasar
PT Semen Baturaja (SMBR) siap penuhi lonjakan kebutuhan semen di Lampung yang capai 375.000 ton, dukung proyek infrastruktur triliunan, targetkan pangsa pasar 70%.
(Kompas.com) 10/04/26 18:49 188019
JAKARTA, KOMPAS.com - PT Semen Baturaja (Persero) Tbk (SMBR) melihat peluang besar dari lonjakan kebutuhan semen di Provinsi Lampung yang diproyeksikan mencapai 375.000 ton, seiring masifnya proyek infrastruktur dengan nilai mencapai skala triliunan rupiah.
Lonjakan permintaan semen juga didorong oleh berbagai proyek infrastruktur baik pembangunan jalan, program Sekolah Rakyat, hingga proyek pemerintah yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) dan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).
Selain itu, tren peralihan konstruksi dari aspal ke beton juga memperkuat prospek konsumsi semen di wilayah tersebut.
SHUTTERSTOCK/UNBOXING INDONESIA Ilustrasi pabrik Semen Baturaja di Sumatera Selatan.Adapun, pangsa pasar SMBR di wilayah Lampung telah mencapai sekitar 60 persen, dengan target peningkatan hingga 70 persen sejalan dengan strategi induk usaha, PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SMGR).
Komisaris Independen SMBR, Feryzal Adham, menyebut Lampung menjadi salah satu wilayah strategis dengan potensi pertumbuhan infrastruktur yang signifikan, sekaligus menjadi fokus pengembangan pasar perseroan.
Secara nilai, potensi proyek infrastruktur di Lampung diperkirakan mencapai triliunan rupiah.
Dari total tersebut, kebutuhan semen diperkirakan berada pada kisaran 30 hingga 33 persen, terutama untuk proyek jalan berbasis beton.
“Kami melihat Provinsi Lampung memiliki potensi besar dalam pengembangan infrastruktur, dan SMBR siap berperan aktif sebagai mitra strategis dalam mendukung pembangunan tersebut,” ujar Feryzal lewat keterangan pers, Jumat (10/4/2026).
Lebih jauh, SMBR juga mengidentifikasi proyek strategis dengan nilai signifikan, di antaranya program Inpres Jalan Daerah (IJD) yang diperkirakan mencapai Rp 1,3 triliun.
Sementara itu, proyek di tingkat kabupaten/kota berpotensi mendekati Rp 2 triliun.
Seiring peluang tersebut, SMBR menegaskan kesiapan dari sisi produksi, distribusi, dan jaringan logistik untuk memasok semen tetap lancar dan tepat waktu.
Wikimedia Commons Ilustrasi semen. Komposisi campuran pasir dan semen ideal untuk bangunan rumah, berapa perbandingannya?Dari sisi ekonomi, pertumbuhan regional di Lampung juga menunjukkan tren positif, terutama didorong oleh sektor ritel dan peningkatan aktivitas ekonomi di sejumlah kabupaten, khususnya Lampung Selatan.
Sementara itu, Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal, menyambut baik sinergi yang dibangun dengan SMBR.
Ia menilai kehadiran industri semen nasional memiliki peran penting dalam percepatan pembangunan infrastruktur daerah.
“Kami mengapresiasi langkah SMBR dalam menjalin kerja sama dengan pemerintah daerah. Sinergi ini diharapkan dapat memberikan kontribusi nyata dalam percepatan pembangunan serta meningkatkan perekonomian daerah,” katanya.
Melalui berbagai inisiatif tersebut, SMBR optimistis dapat memperkuat posisinya sebagai mitra utama pembangunan infrastruktur, sekaligus memaksimalkan potensi pasar di wilayah Sumatera bagian selatan.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang#semen-baturaja #infrastruktur-lampung #pangsa-pasar-semen #proyek-jalan-beton