Ekspor Air Minum Dalam Kemasan Diprediksi Moderat Imbas Gejolak Global
Ekspor air minum dalam kemasan diprediksi tumbuh moderat 5% pada 2026 akibat tekanan biaya produksi global, terutama di Asia Tenggara.
(Bisnis.Com) 08/04/26 08:38 184690
Bisnis.com, JAKARTA — Pertumbuhan ekspor produk air minum dalam kemasan (AMDK) diperkirakan lebih moderat pada 2026. Tekanan biaya produksi imbas gejolak global dinilai menjadi pemicunya.
Hal itu diungkapkan Ketua Umum Perkumpulan Usaha Air Minum Dalam Kemasan Nusantara (Amdatara) Karyanto Wibowo kepadaBisnis, Selasa (7/4/2026).
Karyanto tetap optimistis bahwa produk AMDK akan mendorong surplus perdagangan sektor makanan dan minuman. Namun demikian, pertumbuhannya diperkirakan lebih moderat dibandingkan 2025 akibat tekanan biaya produksi di tengah kondisi global saat ini.
“Ekspor diproyeksikan tumbuh 5% pada 2026, yang mana pasar utama tetap berada di negara-negara Asia Tenggara,” jelasnya.
Di sisi lain, dia mengungkapkan bahwa impor produk AMDK diperkirakan tetap terkendali di level rendah sepanjang tahun, karena faktor produksi dalam negeri yang kuat.
Kendati demikian, dia juga mengakui bahwa lonjakan harga bahan baku kemasan plastik menjadi faktor utama yang menahan akselerasi kinerja industri. Biaya produksi yang meningkat membuat pelaku usaha lebih berhati-hati dalam ekspansi.
Menurutnya, dampak perang di Timur Tengah itu langsung dirasakan oleh industri AMDK, terutama melalui tekanan pada rantai pasok bahan baku. Dari sisi produksi, dia menyebut harga bahan baku kemasan plastik seperti PET (Polyethylene Terephthalate) resin, HDPE (High-Density Polyethylene), dan PP (Polypropylene) mengalami lonjakan tajam di kisaran 25%–60%.
“Bahkan pada beberapa jenis material mencapai kenaikan hingga 100%, seiring terganggunya pasokan minyak dan petrokimia global akibat ketegangan di Selat Hormuz,” kata Karyanto.
Lebih lanjut, dia menuturkan bahwa kondisi ini mendorong kenaikan biaya produksi AMDK secara keseluruhan hingga 35%–45%. Karyanto memandang, produsen kecil dan menengah menjadi kelompok yang paling terdampak, dengan banyak di antaranya terpaksa mengurangi volume produksi.
#ekspor-air-minum #air-minum-kemasan #pertumbuhan-ekspor #biaya-produksi #gejolak-global #surplus-perdagangan #pasar-asia-tenggara #impor-terkendali #harga-bahan-baku #kemasan-plastik #rantai-pasok #pe