IHSG Ditutup Melemah ke 6.942 pada Awal Pekan, 412 Saham Terkoreksi
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup melemah pada perdagangan Senin (6/4/2026). IHSG turun 84,55 poin atau 1,20 persen ke level 6.942,23.
(Kompas.com) 06/04/26 16:25 182883
JAKARTA, KOMPAS.com – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup melemah pada perdagangan Senin (6/4/2026). Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia (BEI), IHSG turun 84,55 poin atau 1,20 persen ke level 6.942,23.
IHSG dibuka di level 7.001,56, lebih rendah dibandingkan penutupan sebelumnya di 7.026,78. Sepanjang perdagangan, indeks sempat menyentuh level tertinggi 7.008,95 dan terendah 6.934,89.
Total volume perdagangan saham di bursa mencapai 3,66 miliar saham dengan nilai transaksi Rp 2,99 triliun. Frekuensi perdagangan tercatat sebanyak 227.500 kali, dengan kapitalisasi pasar sebesar Rp 12,065 triliun.
Pergerakan saham didominasi zona merah dengan 187 saham naik, 412 saham turun, dan 359 saham stagnan.
Sejumlah indeks utama turut melemah. LQ45 turun 6,82 poin atau 0,95 persen ke level 707,76. IDX30 terkoreksi 0,51 poin atau 0,13 persen ke level 388,13.
KOMPAS100 juga melemah 5,89 poin atau 0,61 persen ke level 965,07. Sementara itu, indeks syariah ikut tertekan, dengan Jakarta Islamic Index (JII) turun 3,07 poin atau 0,64 persen ke 476,49.
Indonesia Syariah Stock Index (ISSI) melemah 1,40 poin atau 0,56 persen ke level 249,78, sedangkan JII70 turun 1,01 poin atau 0,55 persen ke 181,45.
ANTARA FOTO/Asprilla Dwi Adha Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG).Dari sisi sektoral, pergerakan indeks cenderung variatif. Sektor barang konsumen siklikal mencatat penguatan terbesar yakni 2,26 persen, diikuti sektor bahan baku yang naik 1,17 persen dan sektor energi yang menguat 0,39 persen.
Sementara itu, sejumlah sektor masih berada di zona merah, dipimpin sektor infrastruktur yang turun 0,92 persen. Sektor barang konsumen non-siklikal melemah 0,80 persen, sektor kesehatan turun 0,58 persen, dan sektor teknologi terkoreksi 0,42 persen.
Sektor properti turun 0,31 persen, sektor keuangan melemah 0,22 persen, sektor transportasi turun 0,09 persen, dan sektor perindustrian terkoreksi tipis 0,01 persen.
Pada jajaran LQ45, saham yang masuk top gainers antara lain PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN) yang naik 6,91 persen ke Rp 5.025 per saham, PT Bumi Resources Tbk (BUMI) menguat 6,14 persen ke Rp 242, serta PT Barito Pacific Tbk (BRPT) naik 5,08 persen ke Rp 1.345.
Selain itu, PT Vale Indonesia Tbk (INCO) menguat 3,18 persen ke Rp 5.675 dan PT Bukit Asam Tbk (PTBA) naik 2,41 persen ke Rp 2.980.
Sementara itu, top losers dipimpin PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA) yang anjlok 9,34 persen ke Rp 63.800, diikuti PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN) turun 9,17 persen ke Rp 4.360, serta PT Mitra Adiperkasa Tbk (MAPI) melemah 4,98 persen ke Rp 1.240.
Saham lain yang turut terkoreksi yakni PT Alamtri Minerals Indonesia Tbk (ADMR) yang turun 3,72 persen ke Rp 1.810 dan PT Merdeka Battery Materials Tbk (MBMA) melemah 2,74 persen ke Rp 710.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang#pasar-saham #ihsg-melemah #ihsg-hari-ini #ihsg-turun #ihsg-ditutup-melemah #ihsg-di-zona-hijau #bursa-efek-indonesia