Pemprov: Sumut Sudah Zero Pengungsi Bencana Banjir Besar dan Tanah Longsor
Sumut kini bebas pengungsi bencana, semua korban telah dipindahkan ke hunian layak. Pemprov dan mitra bangun 1.000 huntap untuk korban bencana.
(Bisnis.Com) 01/04/26 09:01 178336
Bisnis.com, MEDAN – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatra Utara (Sumut) menyebut seluruh pengungsi akibat bencana banjir bandang dan tanah longsor di wilayah ini tak lagi menghuni tenda pengungsian.
Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setdaprov Sumut Basarin Yunus Tanjung mengatakan Sumut sudah zero atau nol pengungsi.
Para korban bencana saat ini telah berpindah ke hunian yang lebih layak baik hunian sementara (huntara), hunian tetap (huntap), maupun rumah kontrakan yang difasilitasi pemerintah.
"Sumut sudah zero pengungsi. Pengungsi yang sebelumnya berada di tenda, sudah menghuni huntara, huntap, ada juga yang mengontrak rumah sementara dengan dana yang disediakan pemerintah," kata Basarin, Selasa (31/3/2026).
Basarin menyampaikan pemerintah terus mempercepat pembangunan hunian tetap di sejumlah wilayah terdampak bencana se-Sumut.
Pada Jumat (27/3/2026), sebanyak 120 huntap yang dibangun di Desa Hapesong Baru Tapanuli Selatan telah diserahkan kepada masyarakat terdampak.
Pembangunan huntap di Sumut melibatkan berbagai pihak mulai dari pemerintah, institusi/lembaga negara, hingga swasta seperti Yayasan Buddha Tzu Chi.
Basarin mengatakan seluruh korban bencana ditarget dapat segera menempati hunian permanen sehingga pembangunan huntap terus dikebut.
Sumut Siapkan Lahan untuk Bangun 1000 Huntap
Sebelumnya, Gubernur Sumut Bobby Nasution mengatakan akan mendukung pembangunan huntap bagi korban bencana di Sumut dengan menyiapkan lahan yang aman dan jauh dari risiko bencana.
Tak kurang dari 1.000 huntap akan dibangun di Sumut, berkolaborasi dengan Yayasan Buddha Tzu Chi dan Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP).
"Kami berkomitmen untuk menyiapkan lahan yang dibutuhkan agar pembangunan hunian tetap dapat segera dilaksanakan dan dimanfaatkan secara permanen oleh masyarakat," kata Bobby dalam rapat daring percepatan pembangunan huntap bagi korban bencana, Selasa malam (16/12/2025), dikutip Selasa (31/3/2026).
Per akhir Desember 2025, pembangunan tahap pertama sebanyak 648 huntap juga telah dimulai di Sumut dengan rincian 103 unit di Tapanuli Utara, 227 unit di Tapanuli Selatan, 118 unit di Tapanuli Tengah, serta 200 unit di Sibolga.
Bobby pun menyebut akan ada pembangunan huntap tahap selanjutnya yang direncanakan sebanyak 343 unit sehingga akan ada sekitar 1.000 huntap di wilayah ini.
Rincian pembangunan huntap tahap selanjutnya sebanyak 343 unit di Sumut yakni di Desa Lumut Kecamatan Tukka Kabupaten Tapanuli Tengah sebanyak 86 unit huntap, di Desa Tandihat Kecamatan Angkola Selatan Kabupaten Tapanuli Selatan sebanyak 186 unit, serta di Desa Panggunggurgan dan Desa Sampe Tua/Onan Ganjang Kabupaten Humbang Hasundutan masing-masing 35 unit dan 36 unit.
#sumut-zero-pengungsi #pengungsi-banjir-bandang #tanah-longsor-sumut #hunian-sementara-sumut #hunian-tetap-sumut #rumah-kontrakan-pengungsi #pembangunan-huntap-sumut #yayasan-buddha-tzu-chi #lahan-aman