Media Inggris Hapus Artikel 'Epstein Empire' tentang Umat Kristen dan Hizbullah, Ada Apa?

Media Inggris Hapus Artikel 'Epstein Empire' tentang Umat Kristen dan Hizbullah, Ada Apa?

Artikel ini diterbitkan di tengah serangan Israel terhadap Hizbullah Lebanon, dan tiba-tiba dihapus tanpa ada penjelasan. The Telegraph, media yang berbasis di... | Halaman Lengkap

(SINDOnews Ekbis) 28/03/26 11:32 175113

BEIRUT - The Telegraph, media yang berbasis di Inggris, telah menghapus sebuah artikel dari situs webnya tentang "Epstein empire" dan hubungan erat antara Hizbullah dan umat Kristen di kota Ras Baalbek, Lebanon. Artikel berjudul Christians and Hezbollah unite against \'Epstein empire\'tersebut diterbitkan pada 23 Maret dan sempat bisa diakses sehari sebelum akhirnya dihapus.

Isi artikel itu menggambarkan gerakan militan Hizbullah secara positif sambil menyebutkan kebencian lokal terhadap Israel. Artikel diterbitkan di tengah serangan militer Israel yang sedang berlangsung terhadap Hizbullah yang dimulai awal bulan ini dan telah menyebabkan lebih dari 1.000 orang tewas, lebih dari 2.000 lainnya terluka, dan sekitar satu juta orang mengungsi.

Zionis Israel melancarkan kampanye militer setelah Hizbullah melancarkan gelombang serangan terhadap negara Yahudi itu sebagai pembalasan atas pembunuhan Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei dalam serangan udara gabungan Amerika Serikat (AS)-Israel melawan Iran.

Menurut artikel tersebut, yang sekarang tidak dapat diakses, penduduk Ras Baalbek menjalin ikatan yang kuat dengan Hizbullah ketika para militan tersebut datang untuk membela mereka dari serangan kelompok Islamic State atau ISIS dari tahun 2013 hingga 2017. Hizbullah juga dilaporkan membantu kota tersebut dengan perawatan medis selama pandemi Covid-19, memasok generator listrik, dan bahkan pohon Natal.

“Hubungan antara desa dan Hizbullah lebih kuat daripada dengan Paus,” kata Rifiat Nasrallah, kepala desa dengan populasi Katolik yang berjumlah 6.000 jiwa kepada The Telegraph, menambahkan bahwa anggota gerakan Muslim Syiah tersebut “melindungi gereja-gereja kami.”

Menurut sang kepala desa, “Israel adalah musuh pertama kami...Hizbullah adalah teman kami.”

Seorang pengungsi Muslim yang tinggal di desa tersebut juga mengatakan kepada wartawan bahwa Hizbullah sedang memerangi “orang-orang Epstein” pemakan anak, yang “bukan manusia". Artikel tersebut tidak memuat komentar apa pun dari Israel, pemerintah Lebanon, atau Hizbullah.

Hingga Rabu (24/3/2026) malam, artikel berita tersebut tidak tersedia di situs web The Telegraph tetapi masih dapat dibaca di berbagai agregator berita seperti Yahoo News. Tidak ada penjelasan mengapa artikel itu dihapus dari situs webnya.

Pada Selasa lalu, Menteri Pertahanan Israel, Israel Katz, mengumumkan rencana pendudukan Lebanon selatan hingga Sungai Litani, 40 km di utara perbatasan Lebanon dengan Israel. Hizbullah menyebut rencana tersebut sebagai ancaman eksistensial, dan menambahkan bahwa mereka tidak punya pilihan selain melawan.
(mas)

#jeffrey-epstein #epstein-files #hizbullah #kristen #perang-iran-vs-israel

https://international.sindonews.com/read/1690619/41/media-inggris-hapus-artikel-epstein-empire-tentang-umat-kristen-dan-hizbullah-ada-apa-1774580610