H-2 Lebaran, Stasiun Whoosh Halim Mulai Dipadati Pemudik

H-2 Lebaran, Stasiun Whoosh Halim Mulai Dipadati Pemudik

H-2 Lebaran, Stasiun KCIC Halim dipadati pemudik. Tiket Whoosh laris, 133.000 terjual. Pemudik pilih efisiensi waktu dan hindari macet.

(Bisnis.Com) 19/03/26 12:54 168938

Bisnis.com, JAKARTA — Suasana Stasiun KCIC Halim, Jakarta Timur mulai ramai dipadati penumpang pada H-2 Idulfitri 1447 H atau Kamis (19/3/2026).

Berdasarkan pantauan Bisnis sekitar pukul 12.05 WIB, area Stasiun Halim mulai dipadati calon penumpang. Antrean pada mesin pencetak tiket juga mulai mengular.

Di area lobby stasiun, tampak para penumpang mulai berdatangan dengan membawa gembolan hingga koper. Beranjak ke lantai 2 atau area memasuki peron, suasana penumpang makin ramai.

Antrean menuju ruang tunggu pun mengular. Antrean terjadi lantaran barang-barang bawaan penumpang harus melewati mesin pemindai terlebih dahulu.

Pemandangan serupa juga terjadi di area tunggu. Hampir semua kursi terisi penuh. Alhasil sebagian penumpang menunggu sambil berdiri.

Adapun, tatkala pengeras suara mengumumkan keberangkatan kereta cepat dengan tujuan akhir Tegalluar Summarecon, para penumpang bergegas mengantre kembali untuk naik ke lantai tiga atau peron stasiun.

Meski terbilang padat, namun antrean untuk mengecek tiket itu terbilang lancar. Alhasil, tumpukan penumpang pun bisa terurai dengan cepat.

Di antara antrean itu, Kozze (43) menjadi salah satu penumpang yang merasa bersyukur bisa pulang kampung dan berkumpul dengan keluarga di Bandung, Jawa Barat. Dia mengaku memilih mudik dengan Whoosh demi efisiensi waktu.

"Karena waktunya [efisien], karena paling lama 1 jam sampai ke Kota Bandung. Jadi pertimbangannya [memilih Whoosh] di waktu saja," kata Kozze kepada Bisnis.

Pria yang sudah bekerja di Jakarta sebagai karyawan swasta selama 20 tahun itu mengaku pertama kali mudik menggunakan Whoosh.

Dia juga memilih mudik pada H-2 Lebaran, agar tidak terlalu ramai. Menurutnya, jika mudik mepet dengan Lebaran, maka penumpang pun tak terlalu padat. "Sengaja milihnya mepet-mepet Lebaran saja biar gak terlalu padat," katanya.

Senada, pemudik lain bernama Rifki (22) juga memilih mudik menggunakan Whoosh demi efisiensi waktu dan menghindari macet. "Biar gak kena macet saja, biar cepat sampai Bandung dan kumpul sama keluarga," katanya.

PT Kereta Cepat Indonesia-China (KCIC) mencatat penjualan tiket Whoosh pada periode Angkutan Lebaran 2026 mulai menunjukkan tren peningkatan menjelang Hari Raya Idulfitri.

Manager Corporate Communication KCIC Emir Monti menuturkan, total tiket yang telah terjual sampai dengan saat ini sudah mencapai sekitar 133.000 tiket untuk periode 13 hingga 30 Maret 2026.

"Sementara itu, untuk keberangkatan hari ini, 19 Maret 2026, tiket yang telah terjual hingga pagi hari mencapai sekitar 12.000 tiket dan jumlahnya masih akan terus bertambah seiring penjualan yang berlangsung hingga jadwal keberangkatan terakhir," kata Emir kepada Bisnis.

KCIC mengimbau masyarakat untuk segera melakukan pemesanan tiket Whoosh, khususnya secara online, pada aplikasi Whoosh, website ticket.kcic.co.id, serta aplikasi mitra seperti Access by KAI, Livin’ by Mandiri, BRImo, Wondr by BNI, Tiket.com, Traveloka, dan Trip.com.

#stasiun-halim #pemudik-lebaran #kereta-cepat #tiket-whoosh #mudik-bandung #kcic-halim #lebaran-2026 #penumpang-kereta #antrean-tiket #kereta-cepat-indonesia #tiket-kereta-cepat #aplikasi-whoosh #penju

https://ekonomi.bisnis.com/read/20260319/98/1961368/h-2-lebaran-stasiun-whoosh-halim-mulai-dipadati-pemudik