Penjualan Emas Pegadaian Melonjak 191 Persen pada Awal 2026
Penjualan emas PT Pegadaian melonjak 191 persen pada awal 2026. Tingginya minat masyarakat berinvestasi emas di tengah ketidakpastian ekonomi global
(Kompas.com) 08/03/26 21:00 158421
JAKARTA, KOMPAS.com - PT Pegadaian mencatat lonjakan signifikan pada penjualan emas pada awal tahun 2026. Hingga 28 Februari 2026, penjualan emas Pegadaian melonjak hingga 191 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
Sepanjang Januari–Februari 2026, Pegadaian telah menjual sekitar 7,2 ton emas. Angka tersebut meningkat tajam dibandingkan periode yang sama tahun 2025 yang mencapai sekitar 2,5 ton emas.
Penjualan tersebut berasal dari dua produk utama Pegadaian, yakni tabungan emas dan cicilan emas batangan.
Direktur Keuangan dan Perencanaan Strategis Pegadaian Ferdian Timur Satyagraha mengatakan tren pembelian emas oleh masyarakat Indonesia justru semakin positif meskipun harga emas global mengalami fluktuasi.
“Emas dikenal sebagai instrumen investasi jangka panjang yang berfungsi melindungi nilai kekayaan dari inflasi dan gejolak ekonomi. Di tengah fluktuasi harga emas global, tren masyarakat Indonesia dalam membeli emas justru semakin positif,” ujarnya, Jumat (6/3/2026) dikutip dari Kontan.co.id.
Ia menambahkan, minat terhadap emas fisik di Pegadaian tetap tinggi, terutama dari masyarakat yang menjadikan emas sebagai instrumen investasi jangka panjang.
Pegadaian menyediakan dua mekanisme bagi masyarakat untuk memiliki emas, yakni melalui tabungan emas maupun cicil emas. Pada skema cicil emas, nasabah cukup menyiapkan uang muka minimal 15 persen dari nilai emas yang dibeli serta melampirkan kartu identitas yang masih berlaku.
Pengajuan cicilan dapat dilakukan di outlet Pegadaian maupun secara digital melalui aplikasi Pegadaian Digital.
Setelah menentukan berat emas, tenor cicilan, serta metode pembiayaan, nasabah membayar uang muka dan menandatangani akad pembiayaan sebelum memulai pembayaran cicilan bulanan.
“Keuntungan cicil emas adalah harga emas sudah disepakati sesuai tanggal transaksi hingga emas batangan dimiliki nasabah. Dengan demikian, nasabah tidak perlu khawatir jika terjadi kenaikan harga emas di masa mendatang,” jelas Ferdian.
Sementara itu, melalui produk tabungan emas, masyarakat dapat berinvestasi emas secara lebih fleksibel. Nasabah cukup membuka rekening tabungan emas melalui aplikasi digital dan dapat mulai menabung emas dengan nominal kecil mulai dari Rp 10.000.
Setiap dana yang ditabung akan langsung dikonversi ke dalam gram emas sehingga saldo nasabah tercatat dalam bentuk gramasi, bukan rupiah.
KOMPAS.Com/Erik Alfian Ilustrasi emas Pegadaian, harga emas Pegadaian hari ini, harga emas hari ini. Harga emas UBS hari ini. Harga emas Galeri 24 hari ini.Selain mencatat lonjakan penjualan, Pegadaian juga mengungkapkan saat ini mengelola sekitar 141 ton emas dari berbagai produk dan layanan perusahaan.
Direktur Utama Pegadaian Damar Latri Setiawan mengatakan jumlah tersebut menjadi modal penting untuk mendukung pengembangan ekosistem bullion bank atau bank emas di Indonesia.
“Emas yang kami kelola saat ini sekitar 141 ton. Ini terdiri dari berbagai tipe produk bullion, termasuk titipan emas, modal kerja emas, bullion trading, serta tabungan emas masyarakat,” ujar Damar dalam Launching Indonesia Bullion Ecosystem Roadmap di Jakarta, Jumat (6/3/2026).
Pegadaian juga mencatat tabungan emas masyarakat mencapai 19,2 ton yang berasal dari sekitar 5,6 juta nasabah. Produk ini menjadi salah satu instrumen investasi yang terus diminati masyarakat karena dapat diakses dengan nominal kecil.
Ke depan, Pegadaian optimistis emas masih akan menjadi salah satu instrumen investasi yang diminati masyarakat, terutama di tengah kondisi global yang masih penuh ketidakpastian.
Ferdian menambahkan, Pegadaian juga memperkuat ekosistem emas dari hulu hingga hilir, termasuk melalui anak usaha Galeri 24 yang bergerak di bidang refinery dan manufaktur emas.
Menurutnya, perusahaan juga telah menjalin kerja sama dengan berbagai pihak, mulai dari perusahaan tambang hingga manufaktur untuk mengantisipasi lonjakan permintaan emas dari masyarakat.
“Kami percaya emas masih akan menjadi primadona instrumen investasi yang aman dan menguntungkan, terutama di tengah ketidakpastian kondisi global saat ini,” tutupnya.
Sebagian artikel ini telah tayang di Kontan.co.id dengan judul Penjualan Emas Pegadaian Melonjak 191%, Ini Pemicunya
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang#harga-emas #investasi-emas #emas-batangan #tabungan-emas #cicilan-emas #penjualan-emas #emas-pegadaian