Sederet Fakta OTT KPK Bupati Pekalongan Fadia Arafiq

Sederet Fakta OTT KPK Bupati Pekalongan Fadia Arafiq

KPK menangkap Bupati Pekalongan Fadia Arafiq terkait kasus korupsi pengadaan outsourcing. Barang bukti dan 11 orang, termasuk Sekda, diamankan.

(Bisnis.Com) 04/03/26 09:26 154284

Bisnis.com, JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali melakukan operasi senyap dengan menyasar Bupati Pekalongan, Fadia Arafiq. Kegiatan tertangkap tangan berlangsung pada Selasa (3/3/2026) dini hari.

KPK belum mengungkapkan detail konstruksi perkara karena masih menggali informasi dari para pihak yang diamankan dan barang bukti yang sudah disita KPK.

Namun, KPK sudah menyampaikan beberapa fakta dalam penyelidikan tertutup ini. Mulai perkara yang ditangani hingga pihak yang diamankan. KPK juga sudah melakukan ekspos kepada pimpinan dan direncanakan konferensi pers penetapan tersangka dan penahanan berlangsung hari ini.

Berikut fakta-fakta OTT Bupati Pekalongan:

1. Bupati Ditangkap di Semarang

Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, mengatakan Bupati Pekalongan, Fadia Arafiq ditangkap di Semarang, Jawa Tengah pada Selasa (3/3/2026) dini hari.

Tidak sendiri, tim penindakan KPK juga mengamankan ajudan dan orang kepercayaan Fadia Arafiq.

"Bahwa pada dini hari tadi tim mengamankan sejumlah tiga orang, salah satunya adalah Bupati Pekalongan dan dua pihak lainnya yang merupakan orang kepercayaan dan juga ajudan dari Bupati," kata Budi kepada jurnalis di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta Selatan.

2. Kasus Pengadaan Outsourcing

Pada Selasa (3/3/2026) malam, Budi menjelaskan bahwa perkara korupsi yang menyeret Fadia salah satunya pengadaan barang dan jasa di sektor outsourcing yang melibatkan beberapa dinas di Pemkab Pekalongan.

"Dugaan tindak pidana korupsi dalam peristiwa tertangkap tangan ini adalah berkaitan dengan pengadaan barang dan jasa. Salah satunya terkait dengan PBJ outsourcing di lingkungan Pemkab Pekalongan. Jadi ini diduga ada di beberapa dinas," kata Budi.

Budi menjelaskan, diduga telah terjadi pengaturan pemenangan vendor atau perusahaan-perusahaan tertentu agar bisa mengerjakan pengadaan barang dan jasa di Pemkab Pekalongan.

3. Sita BBE dan Sejumlah Kendaraan

Budi menyampaikan, tim lembaga antirasuah menyita Barang Bukti Elektronik (BBE) dan sejumlah kendaraan saat melakukan kegiatan tertangkap tangan. Namun, Budi belum mengumumkan jumlah kendaraan yang disita.

"Nanti kami akan update. Di antaranya memang BBE juga diamankan, ada kendaraan juga ada yang diamankan," ucapnya.

4. KPK Amankan Sekda Pemkab Pekalongan hingga Pihak Swasta

Menjelang Selasa (3/3/2026) malam, Budi menuturkan bahwa tim kembali mengamankan sejumlah pihak sebanyak 11 orang yang di antaranya Sekretaris Daerah Pemkab Pekalongan, ASN, dan pihak swasta.

Mereka langsung dibawa ke Gedung Merah Putih KPK untuk diperiksa secara mendalam sekaligus melengkapi konstruksi perkara.

"Dari 11 orang yang diamankan dan dibawa ke KPK tersebut ada dari unsur ASN dan juga unsur swasta. Salah satunya adalah Sekda Pemkab Pekalongan," jelas Budi.

#ott-bupati-pekalongan #fadia-arafiq #kpk-operasi-senyap #korupsi-pengadaan-barang #pengadaan-outsourcing #bupati-ditangkap-semarang #kpk-sita-barang-bukti #korupsi-pemkab-pekalongan #kpk-amankan-sekda

https://kabar24.bisnis.com/read/20260304/16/1957592/sederet-fakta-ott-kpk-bupati-pekalongan-fadia-arafiq