LPS Berikan Edukasi & Literasi Keuangan untuk Komunitas di Malang

LPS Berikan Edukasi & Literasi Keuangan untuk Komunitas di Malang

LPS mengedukasi komunitas di Malang tentang keuangan, investasi, dan membangun organisasi, serta mengingatkan waspada penipuan. Edukasi ini penting bagi ekonomi kreatif.

(Bisnis.Com) 28/02/26 14:14 150394

Bisnis.com, MALANG — Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) memberikan edukasi dan literasi keuangan bagi komunitas di Malang untuk meningkatkan pemahaman mulai dari cara berinvestasi hingga membangun organisasi.

Kepala Kantor Perwakilan LPS (LPS) II Surabaya Bambang S. Hidayat mengatakan sebelumnya LPS telah memberikan edukasi dan literasi keuangan bagi UMKM di Batu.

“Kami ingin edukasi dan literasi keuangan itu diberikan kepada masyarakat yang lebih luas, termasuk komunitas yang ada di Malang,” ujarnya dalamEdukasi dan Literasi Keuangan LPS Bersama Komunitas di Kota Malang, Jumat (27/2/2026).

Pihaknya menilai komunitas di Malang tepat menjadi sasaran edukasi dan literasi keuangan karena posisinya sebagai pelaku ekonomi kreatif. Ada banyak komunitas, mulai komunitas otomotif, komunitas sport, komunitas tarot, dan lainnya.

Nah, ini semuanya kan juga merupakan sasaran kami untuk melakukan edukasi dan sosialisasi tentang LPS. Komunitas-komunitas ini adalah masyarakat juga. Jadi, kami memang tidak menutup informasi LPS bagi komunitas. Jadi kita coba sebarkan informasi mengenai LPS, tugas dan fungsinya itu melalui komunitas yang berbeda-beda,” ujarnya.

Materi edukasi dan literasi keuangan selain tentang ke-LPS-an, juga tentang investasi yang baik, dan tentang membangun komunitas.

“Kami juga mengundang social media specialist supaya nanti ya kalau misalkan komunitasnya butuh informasi tentang bagaimana caranya membentuk sosial media untuk memasarkan komunitas mereka, mereka sudah mendapatkan informasi yang tepat dari orang yang memang memiliki expertise di situ,” katanya.

Dia berharap, jika komunitas sudah memahami tentang LPS, kemudian paham juga tentang bagaimana caranya melakukan investasi yang baik, menghindari penipuan, dan tentang bagaimana membangun komunitas yang baik, maka akan dampaknya akan baik pula bagi anggota maupun komunitasnya.

Kepala OJK Malang Farid Faletehan mengatakan komunitas-komunitas perlu mengetahui tentang investasi, termasuk investasi syariah. Selain itu, mengingatkan agar mereka waspada terhadap penipuan karena banyaknya penipuan berkedok investasi.

“Kami mengingatkan semua yang hadir di sini, semua komunitas yang ada di sini untuk waspada. Jangan merasa kita tidak tersentuh, karena penipuan itu bisa masuk ke semua level, ke semua tingkatan, ke semua yang berpendidikan maupun enggak, karena ini semuanya bisa masuk menjadi korban penipuan,” ujarnya.

Sebagai informasi, sepanjang 2025, pengaduan ke OJK ada sekitar 21% terkait penipuan. Angka itu diduga sebagai fenomena gunung es karena diduga jumlah korban penipuan jauh lebih besar.

Dia mengingatkan terkait modus-modus penipuan itu a.l kalau menggunakan link seperti link undangan dari orang tidak dikenal.

“Jadi kalau misalnya ada link apa yang ditawarkan, agar jangan langsung percaya, cek dulu di call center masing-masing, walau mengaku dari Ditjen Pajak, Dukcapil, bahkan dari OJK,” ujarnya.

Sebagai informasi, kata dia, korban penipuan segera masuk untuk melaporkan ke iasc.ojk.go.id karena semakin laporan cepat masuk, kemungkinan diblokirnya lebih cepat pula.

“Tapi kalau lama, uang kemungkinannya akan hilang. Silakan masyarakat nanti memanfaatkan IASC untuk mudah-mudahan nanti bisa segera terblokir,” ujarnya.

#lps-malang #edukasi-keuangan #literasi-keuangan #komunitas-malang #investasi-aman #ekonomi-kreatif #komunitas-otomotif #komunitas-sport #komunitas-tarot #social-media-specialist #investasi-syariah #pe

https://surabaya.bisnis.com/read/20260228/532/1956510/lps-berikan-edukasi-literasi-keuangan-untuk-komunitas-di-malang