IHSG Senin Besok Diproyeksi Bakal Rebound ke Rentang 8.440-8.503
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pekan depan diproyeksikan bakal cetak rebound setelah terkoreksi pada akhir perdagangan Jumat (20.2.2026). Indeks Harga Saham... | Halaman Lengkap
(SINDOnews Ekbis) 22/02/26 11:56 143438
JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan ( IHSG ) pekan depan diproyeksikan bakal cetak rebound setelah terkoreksi pada akhir perdagangan Jumat (20/2/2026). Di akhir pekan kemarin, IHSG melemah 0,3% dan berakhir di level 8.271 dengan masih didominasi tekanan jual.Tim riset MNC Sekuritas memproyeksikan IHSG berpeluang melanjutkan penguatan pada pembukaan besok, Senin (23/2/2026). Proyeksi tersebut didasarkan pada analisis teknikal yang menunjukkan peluang rebound lanjutan selama indeks mampu bertahan di atas level support penting.
"Best case, apabila IHSG mampu bertahan di atas 8.170, maka IHSG masih berpeluang melanjutkan penguatannya untuk membentuk bagian dari wave (c) dari wave [x] ke rentang 8.440-8.503," kata MNC Sekuritas dalam MNCS Daily Scope.
Namun demikian, investor tetap diminta waspada terhadap potensi koreksi lanjutan. MNC Sekuritas mengingatkan adanya peluang pelemahan ke area 8.059-8.119 apabila tekanan jual kembali meningkat.
"Namun, waspadai akan adanya potensi koreksi ke 8.059-8.119," lanjutnya.
Untuk level support IHSG berada di area 8.170, 8.025. Sementara itu level resistance terdekat berada di kisaran 8.408, 8.596. Adapun beberapa saham yang direkomendasikan adalah sebagai berikut:
BIRD - Spec Buy
BIRD menguat 0,57 persen ke 1.750 dan masih didominasi oleh volume pembelian dengan kecenderungan mengecil. Selama masih mampu berada di atas 1.710 sebagai stoplossnya, maka posisi BIRD saat ini diperkirakan sedang berada pada bagian dari wave (v) dari wave [i].
Spec Buy: 1.725-1.740
Target Price: 1.765, 1 785
Stoploss: below 1.710
BRMS - Buy on Weakness
BRMS menguat 0,47 persen ke 1.060 namun disertai dengan munculnya tekanan jual, pergerakannya pun belum mampu menembus MA20. Kami perkirakan, posisi BRMS sedang berada pada bagian dari wave ii dari wave (c) dari wave [b].
Buy on Weakness: 985-1.035
Target Price: 1.120, 1.225
Stoploss: below 900
INCO - Buy on Weakness
INCO menguat 0,73 persen ke 6.900 dan disertai dengan munculnya volume pembelian. Saat ini, posisi INCO diperkirakan sedang berada pada bagian dari wave [iv] dari wave 5.
Buy on Weakness: 6.425-6.775
Target Price: 7.225, 7.625
Stoploss: below 6.350
NICL - Buy on Weakness
NICL terkoreksi 4,38 persen ke 1.200 dan disertai dengan tekanan jual, pergerakannya pun belum mampu break dari MA60. Kami memperkirakan, posisi NICL saat ini sedang berada pada bagian dari wave B dari wave (B).
Buy on Weakness: 1.100-1.170
Target Price: 1.375, 1.470
Stoploss: below 1.040.
(akr)