Jelang KTT D-8, RI Fokus Hasil & Perkuat Kerja Sama Ekonomi
Indonesia persiapkan KTT D-8 di Jakarta, fokus pada hasil konkret dan penguatan kerja sama ekonomi antarnegara anggota.
(Bisnis.Com) 05/02/26 13:53 126744
Bisnis.com, JAKARTA — Pemerintah Indonesia mulai mematangkan persiapan pelaksanaan Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Developing Eight (D-8) dengan menekankan pentingnya hasil konkret dan kerja sama ekonomi yang nyata antarnegara anggota.
Hal tersebut disampaikan Menteri Luar Negeri (Menlu) RI Sugiono saat memberikan keterangan usai pertemuan Presiden Prabowo Subianto dengan para mantan Menteri Luar Negeri (Menlu) dan mantan Wakil Menteri Luar Negeri (Wamenlu) RI di Istana Merdeka, Jakarta, Rabu (4/2/2026).
Sugiono menjelaskan, saat ini pemerintah tengah menyusun substansi utama KTT D-8 agar pertemuan tingkat tinggi tersebut tidak hanya bersifat seremonial, tetapi menghasilkan kerja sama yang dapat segera diimplementasikan.
“Kita sedang menyusun substansinya. Intinya adalah bagaimana menjadikan KTT kali ini sebagai satu yang sifatnya konkret, kemudian ada hasil-hasil yang nyata,” ujar Sugiono.
Dia menuturkan, fokus utama hasil konkret tersebut diarahkan pada penguatan kerja sama ekonomi antarnegara anggota D-8 yang dinilai memiliki potensi besar jika disinergikan.
“Kalau kemarin kita ingin bahwa hasil konkret dan nyata itu terwujud dalam satu kerja sama ekonomi yang lebih kuat, karena masing-masing negara anggota ini punya kekuatan ekonomi masing-masing. Kalau misalnya dipadukan, itu justru merupakan satu kekuatan yang besar,” katanya.
Terkait lokasi pelaksanaan KTT, Sugiono menyebutkan bahwa Jakarta menjadi pilihan utama, dengan pertimbangan kesiapan dan representativitas lokasi.
“Venue nanti rencananya di biasa lah di Jakarta. Kita mencari tempat yang representatif,” ujarnya.
Menanggapi kemungkinan masuknya isu air sebagai salah satu tema pembahasan dalam KTT D-8, Sugiono menyambut positif masukan tersebut. Dia menilai tema air relevan untuk dibahas, terlebih dengan peran Indonesia di tingkat global dalam isu tersebut.
“Tema air ya? Harusnya dimasukkin dong. Terima kasih buat masukannya,” kata Sugiono.
Sekadar informasi, KTT D-8 atau Konferensi Tingkat Tinggi Developing Eight merupakan forum pertemuan tingkat kepala negara dan pemerintahan dari delapan negara berkembang yang berpenduduk mayoritas Muslim. Forum ini dibentuk untuk memperkuat kerja sama ekonomi dan pembangunan antarnegara anggota di tengah dinamika ekonomi global.
Adapun delapan negara anggota D-8 terdiri atas Indonesia, Malaysia, Turki, Iran, Pakistan, Bangladesh, Mesir, dan Nigeria. Melalui KTT D-8, para pemimpin negara membahas berbagai isu strategis, khususnya di bidang perdagangan, investasi, industri, serta penguatan kapasitas ekonomi nasional dan kawasan.
KTT D-8 diharapkan menjadi wadah untuk menghasilkan kesepakatan konkret yang dapat langsung diimplementasikan, sehingga kerja sama antarnegara berkembang tidak hanya bersifat simbolik, tetapi mampu memberikan manfaat nyata bagi pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat negara anggota.
#ktt-d-8 #kerja-sama-ekonomi #indonesia-ktt-d-8 #hasil-konkret-ktt #penguatan-ekonomi-d-8 #sugiono-menlu-ri #prabowo-subianto #jakarta-ktt-d-8 #tema-air-ktt #negara-anggota-d-8 #perdagangan-d-8 #invest