Bidik Industri Ramah Lingkungan, Pramono Anung Tetapkan RPIP 20 Tahun

Bidik Industri Ramah Lingkungan, Pramono Anung Tetapkan RPIP 20 Tahun

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menetapkan RPIP 2026-2046 untuk mengarahkan industri Jakarta menuju keberlanjutan dan daya saing global, fokus pada industri hijau dan IKM.

(Bisnis.Com) 04/02/26 15:14 125512

Bisnis.com, JAKARTA – Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menetapkan arah pembangunan industri Jakarta untuk 20 tahun ke depan melalui penyusunan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Rencana Pembangunan Industri Provinsi (RPIP) DKI Jakarta Tahun 2026–2046.

Kebijakan ini disiapkan sebagai fondasi strategis transformasi industri Jakarta menuju kota global yang berdaya saing, berkeadilan, dan berkelanjutan

Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah (PPKUKM) Provinsi DKI Jakarta, Ratu Elisabeth Rante Allo, menjelaskan bahwa RPIP 2026–2046 merupakan penjabaran visi Gubernur Pramono Anung dalam memperkuat peran industri Jakarta di tengah perubahan struktur ekonomi dan tantangan global.

"Bapak Gubernur Pramono Anung menegaskan bahwa Jakarta harus memiliki arah industrialisasi yang jelas dan berjangka panjang. RPIP ini menjadi peta jalan resmi pembangunan industri Jakarta selama 20 tahun ke depan," ucap Ratu dalam keterangannya, Rabu (4/2/2026).

Menurut Ratu, Gubernur menekankan pentingnya arah industrialisasi yang jelas dan berjangka panjang. RPIP tersebut menjadi peta jalan resmi pembangunan industri Jakarta selama dua dekade mendatang.

Dalam RPIP 2026–2046, pembangunan industri Jakarta akan difokuskan pada pengembangan industri unggulan yang hemat lahan dan energi, rendah polusi, serta memiliki potensi ekspor tinggi. Sejumlah sektor yang menjadi prioritas antara lain industri berteknologi tinggi, industri hijau, industri halal, ekonomi kreatif dan digital, serta penguatan peran jasa industri

Ratu menegaskan, industri-industri tersebut dipilih dengan kriteria utama efisiensi lahan dan energi, ramah lingkungan, serta memiliki daya saing global. Sejalan dengan arahan Gubernur, Jakarta ditargetkan menjadi pusat industri maju, pusat inovasi, sekaligus hub jasa industri yang kompetitif di tingkat internasional

Selain industri skala besar, industri kecil dan menengah (IKM) juga diposisikan sebagai pilar utama pembangunan ekonomi Jakarta. Dalam kepemimpinan Gubernur Pramono Anung, penguatan IKM secara eksplisit dimasukkan sebagai agenda strategis dalam RPIP 2026–2046

Melalui RPIP tersebut, IKM tidak hanya dibina, tetapi didorong untuk naik kelas dan menjadi bagian integral dari ekosistem industri Jakarta. IKM diposisikan bukan sekadar pelaku ekonomi pendukung, melainkan sebagai penggerak utama transformasi ekonomi Jakarta menuju struktur yang inklusif, bernilai tambah, dan berdaya saing

"Pembangunan industri Jakarta ke depan difokuskan pada penguatan industri berteknologi tinggi, industri hijau, industri halal, ekonomi kreatif dan digital. Industri-industri tersebut dipilih dengan kriteria hemat lahan, hemat energi, rendah polusi, dan memiliki daya saing ekspor," papar Ratu.

Di samping itu, industri kecil dan menengah (IKM) juga akan menjadi pilar utama pembangunan ekonomi Jakarta. Dalam kepemimpinan Gubernur Anung, penguatan IKM secara eksplisit ditempatkan sebagai agenda strategis dalam RPIP 2026 – 2046.

"Sesuai arahan Gubernur, RPIP memastikan IKM menjadi bagian integral dari ekosistem industri. IKM tidak hanya dibina, tetapi didorong naik kelas. RPIP memosisikan IKM bukan sekadar pelaku ekonomi pendukung, melainkan sebagai penggerak utama transformasi ekonomi Jakarta menuju struktur yang inklusif, bernilai tambah, dan berdaya saing,” tegas Ratu.

#industri-ramah-lingkungan #pramono-anung #rpip-jakarta #industri-berkelanjutan #industri-hijau #industri-halal #ekonomi-kreatif #industri-digital #industri-berteknologi-tinggi #penguatan-ikm #transfor

https://hijau.bisnis.com/read/20260204/651/1950074/bidik-industri-ramah-lingkungan-pramono-anung-tetapkan-rpip-20-tahun