Dongkrak Likuiditas, COIN Dukung Bursa Kripto CFX Pangkas Biaya Transaksi

Dongkrak Likuiditas, COIN Dukung Bursa Kripto CFX Pangkas Biaya Transaksi

COIN mendukung CFX menurunkan biaya transaksi kripto untuk meningkatkan likuiditas dan daya saing pasar nasional, efektif mulai 2026.

(Bisnis.Com) 04/02/26 12:56 125257

Bisnis.com, JAKARTA — PT Indokripto Koin Semesta Tbk. (COIN) mendukung langkah strategis anak usahanya, Bursa Kripto PT Central Finansial X (CFX), yang menyesuaikan struktur biaya transaksi guna meningkatkan daya saing dan memperbesar pangsa pasar industri aset kripto nasional.

Penyesuaian biaya tersebut dinilai sejalan dengan strategi jangka panjang Perseroan untuk mengejar economies of scale melalui peningkatan volume transaksi serta pendalaman likuiditas pasar.

Berdasarkan riset Lembaga Penyelidikan Ekonomi dan Masyarakat Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia (LPEM FEB UI), tantangan utama industri aset kripto domestik saat ini adalah menciptakan likuiditas yang dalam dengan biaya transaksi yang kompetitif agar mampu bersaing di tingkat global.

Riset itu juga mencatat tingginya sensitivitas pengguna terhadap biaya transaksi, dengan sekitar 54,5% responden menyatakan berpotensi berpindah platform apabila biaya dinilai terlalu mahal.

Menanggapi kondisi tersebut, CFX sebagai bursa aset kripto berizin akan menurunkan biaya transaksi bursa dari 0,04% menjadi 0,02% mulai 1 Maret 2026. Penurunan lanjutan menjadi 0,01% direncanakan berlaku pada 1 Oktober 2026. Kebijakan ini diumumkan oleh Direktur Utama CFX dalam acara CFX Cryptalk bersama Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Asosiasi Blockchain Indonesia (ABI) di CFX Tower, Senin (2/2/2026).

Direktur Utama PT Indokripto Koin Semesta Tbk. Ade Wahyu mengatakan, sebagai induk usaha, COIN mendukung penuh kebijakan tersebut demi menciptakan struktur biaya yang lebih efisien dan berkelanjutan bagi pengguna.

“CFX terus mengikuti dinamika pasar dan menilai saat ini sebagai momentum yang tepat untuk mengeksekusi penyesuaian biaya guna meningkatkan daya saing industri aset kripto nasional di kancah global. Biaya yang lebih kompetitif diharapkan dapat menarik kembali konsumen lokal untuk bertransaksi di dalam negeri dan pada akhirnya memperbesar pangsa pasar,” ujar Ade dalam keterangan resmi, Rabu (4/2/2026).

Ade meyakini kebijakan ini akan memberikan efek pengganda (multiplier effect) positif. Dengan struktur biaya yang lebih efisien, frekuensi dan volume transaksi diproyeksikan meningkat sehingga dapat mengompensasi penurunan tarif transaksi. Di sisi lain, langkah ini juga mendorong Perseroan untuk mengembangkan sumber pendapatan baru.

Sejalan dengan strategi tersebut, COIN juga mendorong pengembangan inovasi produk, baik yang telah ada maupun produk baru sebagai bagian dari diversifikasi bisnis. Ke depan, CFX akan memfokuskan pengembangan produk derivatif kripto guna meningkatkan volume transaksi dan memperdalam likuiditas pasar.

Selain itu, Perseroan juga melihat peluang pada peluncuran aset kripto baru sebagai potensi gelombang inovasi berikutnya di industri.

“Kami percaya kehadiran inovasi produk akan membuat pasar aset kripto nasional semakin kompetitif serta mendorong partisipasi investor lokal dan asing, baik ritel maupun institusi. COIN dan seluruh entitas anak akan terus terbuka terhadap pengembangan produk dan layanan baru untuk mendorong kinerja perusahaan sekaligus mendukung visi Indonesia sebagai pusat perdagangan aset kripto di Asia Tenggara,” kata Ade.

_____

Disclaimer: berita ini tidak bertujuan mengajak membeli atau menjual saham. Keputusan investasi sepenuhnya ada di tangan pembaca. Bisnis.com tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan investasi pembaca.

#coin #cfx #bursa-kripto #biaya-transaksi #likuiditas-pasar #aset-kripto #economies-of-scale #pasar-kripto-nasional #biaya-kompetitif #penurunan-biaya #inovasi-produk #volume-transaksi #pangsa-pasar #p

https://market.bisnis.com/read/20260204/94/1950024/dongkrak-likuiditas-coin-dukung-bursa-kripto-cfx-pangkas-biaya-transaksi