Dukung Konektivitas Riau, Progres Jalan Tol Lingkar Pekanbaru Capai 71,07%

Dukung Konektivitas Riau, Progres Jalan Tol Lingkar Pekanbaru Capai 71,07%

Progres pembangunan Jalan Tol Lingkar Pekanbaru sepanjang 30,8 km telah mencapai 71,07% dan diharapkan memperkuat konektivitas di Provinsi Riau.

(Bisnis.Com) 02/02/26 15:32 122776

Bisnis.com, PEKANBARU – Pembangunan Jalan Tol Lingkar Pekanbaru terus menunjukkan kemajuan signifikan. Hingga akhir Januari 2026, progres konstruksi tol sepanjang 30,8 kilometer tersebut telah mencapai 71,07%.

Direktur Operasi III HKI, Aditya Novendra Jaya menyampaikan proyek strategis ini dikerjakan oleh PT Hutama Karya Infrastruktur (HKI) sebagai bagian dari pengembangan Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS).

"Tol Lingkar Pekanbaru dirancang untuk menghubungkan ruas Tol Pekanbaru - Dumai dan Tol Pekanbaru - Bangkinang, sekaligus memperkuat konektivitas antarwilayah di Provinsi Riau," ungkapnya Senin (2/2/2026).

Selain fokus pada percepatan pembangunan, HKI menegaskan komitmennya terhadap kualitas pekerjaan, keselamatan kerja, serta penerapan prinsip lingkungan, sosial, dan tata kelola (Environmental, Social, and Governance/ESG).

Aditya menyebutkan dalam pelaksanaan proyek ini pihaknya menerapkan dua program unggulan QHSSE (Quality, Health, Safety, Security, and Environment), yakni QHSSE Plan dan QHSSE Pass.

QHSSE Plan memastikan seluruh material dan metode kerja sesuai standar, sementara QHSSE Pass berfungsi memverifikasi bahwa pekerjaan yang telah diselesaikan memenuhi aspek kualitas dan keselamatan.

“Keselamatan pekerja dan mutu pekerjaan adalah komitmen kami dalam setiap proyek yang kami jalankan,” ujar Aditya.

HKI juga mengintegrasikan sistem manajemen mutu dan keselamatan dan kesehatan kerja (K3) berstandar nasional maupun internasional.

Langkah ini dilakukan untuk memastikan target pembangunan tercapai secara optimal dari sisi mutu, waktu, dan biaya, sekaligus menekan risiko kecelakaan kerja dengan target zero fatality.

Dari sisi keberlanjutan lingkungan, penerapan prinsip ESG menjadi perhatian utama. Salah satunya diwujudkan melalui pembangunan Jembatan Siak yang menggunakan metode balance cantilever tanpa pilar penyangga di bawah jembatan. Metode ini dipilih untuk menjaga kelestarian ekosistem sungai dan lingkungan sekitarnya.

Selain itu, HKI juga menerapkan teknik pencabutan pohon pada area terdampak pembangunan untuk kemudian ditanam kembali, sebagai upaya menjaga ruang terbuka hijau dan mendukung pelestarian alam.

“Kami berkomitmen tidak hanya menghasilkan konstruksi yang berkualitas, tetapi juga memastikan keberlanjutan lingkungan.

Integrasi prinsip ESG kami harapkan dapat memberikan kontribusi positif bagi pertumbuhan ekonomi Riau dan menjadi contoh pembangunan infrastruktur yang bertanggung jawab,” tambah Aditya.

Keberadaan Tol Lingkar Pekanbaru diharapkan mampu meningkatkan kelancaran arus transportasi, memperkuat konektivitas regional di Sumatra, serta mendorong pertumbuhan ekonomi dan aktivitas investasi di Riau.

HKI memastikan pembangunan proyek ini terus berjalan sesuai target dengan tetap mengedepankan aspek keselamatan, kualitas, dan keberlanjutan.

#jalan-tol #tol-lingkar-pekanbaru #konektivitas-riau #progres-konstruksi #hutama-karya-infrastruktur #tol-trans-sumatera #tol-pekanbaru-dumai #tol-pekanbaru-bangkinang #keselamatan-kerja #prinsip-esg #n-a

https://sumatra.bisnis.com/read/20260202/534/1949339/dukung-konektivitas-riau-progres-jalan-tol-lingkar-pekanbaru-capai-7107