United Tractors (UNTR) Bakal Buyback Saham Rp2 Triliun

United Tractors (UNTR) Bakal Buyback Saham Rp2 Triliun

United Tractors (UNTR) berencana melakukan buyback saham senilai maksimal Rp2 triliun untuk mendukung stabilitas pasar modal & meningkatkan nilai bagi investor.

(Bisnis.Com) 22/01/26 08:43 110292

Bisnis.com, JAKARTA — Emiten Group Astra, PT United Tractors Tbk. (UNTR) berencana melakukan pembelian kembali (buyback) saham dengan nilai maksimal Rp2 triliun di tengah kondisi pasar modal yang berfluktuasi signifikan.

Manajemen UNTR menyampaikan bahwa pelaksanaan buyback saham merupakan salah satu upaya perseroan untuk mendukung stabilitas pasar modal nasional sekaligus meningkatkan nilai bagi para pemegang saham.

“Pelaksanaan pembelian kembali saham merupakan salah satu bentuk usaha Perseroan untuk mendukung upaya pemerintah dalam menjaga stabilitas dan keyakinan terhadap pasar modal Indonesia. Selain itu, pelaksanaan pembelian kembali saham juga diambil sebagai upaya untuk meningkatkan nilai bagi para pemegang saham Perseroan serta mencerminkan kondisi fundamental Perseroan,” tulis manajemen UNTR dalam keterbukaan informasi, dikutip Kamis (22/1/2026).

Dalam rencana tersebut, nilai pembelian kembali saham ditetapkan sebanyak-banyaknya Rp2.000.000.000.000 (Rp2 triliun). Adapun jumlah saham yang dibeli kembali tidak akan melebihi 20% dari modal ditempatkan dan disetor, dengan ketentuan porsi saham beredar (free float) setelah buyback tetap berada di atas 7,5%.

Perseroan menegaskan bahwa pelaksanaan buyback saham tidak akan memberikan dampak material terhadap kinerja keuangan maupun kegiatan usaha. Buyback akan dibiayai sepenuhnya menggunakan dana internal, bukan berasal dari pinjaman ataupun dana hasil penawaran umum.

Mengacu pada ketentuan POJK No. 13/2023, pelaksanaan buyback saham UNTR akan dilakukan dalam jangka waktu paling lama tiga bulan setelah keterbukaan informasi, yakni pada periode 22 Januari 2026 hingga 15 April 2026. Informasi keterbukaan tersebut telah disampaikan kepada OJK dan Bursa Efek Indonesia pada 22 Januari 2026.

Manajemen UNTR menyampaikan bahwa perseroan memiliki modal dan arus kas yang memadai untuk membiayai pelaksanaan buyback saham tanpa mengganggu operasional maupun rencana pengembangan usaha. Jika seluruh anggaran buyback direalisasikan, maka aset dan ekuitas perseroan akan berkurang maksimal sebesar Rp2 triliun.

Pelaksanaan buyback saham akan dilakukan secara bertahap atau sekaligus melalui BEI dengan menunjuk satu perusahaan efek. Selama periode buyback, pihak-pihak tertentu, termasuk komisaris, direksi, pegawai, pemegang saham utama, serta pihak yang memiliki akses informasi orang dalam, dilarang melakukan transaksi atas saham UNTR.

Setelah periode pembelian kembali berakhir, saham hasil buyback akan dicatat sebagai saham treasuri. Perseroan selanjutnya dapat melakukan pengalihan saham treasuri tersebut sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Manajemen berharap aksi buyback saham ini dapat menjaga kepercayaan investor, menstabilkan harga saham UNTR di tengah volatilitas pasar, serta memberikan fleksibilitas bagi perseroan dalam pengelolaan struktur permodalan jangka panjang.

Di lantai Bursa, saham UNTR terpantau anjlok 14,93% atau 4.775 poin ke level Rp27.200 per lembar pada penutupan perdagangan Rabu (21/1/2026). Secara year to date (YtD), saham UNTR tercatat melemah 9,63%. Meski demikian, dalam 6 bulan terakhir, saham emiten Grup Astra tersebut masih mencatatkan penguatan 18,52%.

_______

Disclaimer: berita ini tidak bertujuan mengajak membeli atau menjual saham. Keputusan investasi sepenuhnya ada di tangan pembaca. Bisnis.com tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan investasi pembaca.

#united-tractors #buyback-saham #untr-buyback #saham-untr #pasar-modal #stabilitas-pasar #nilai-pemegang-saham #fundamental-perseroan #modal-ditempatkan #free-float #dampak-keuangan #dana-internal #ojk

https://market.bisnis.com/read/20260122/192/1946202/united-tractors-untr-bakal-buyback-saham-rp2-triliun