Selamatkan Nyawa Pasukan Khusus Filipina, Prajurit Kopassus Serma Edi Sutono Dianugerahi Sangkur Perak

Selamatkan Nyawa Pasukan Khusus Filipina, Prajurit Kopassus Serma Edi Sutono Dianugerahi Sangkur Perak

Kisah heroik kembali ditorehkan prajurit Komando Pasukan Khusus (Kopassus). Kali ini dilakukan oleh prajurit Korps Baret Merah bernama Serma Edi Sutono. Kisah heroik... | Halaman Lengkap

(SINDOnews Ekbis) 20/01/26 06:54 108006

JAKARTA - Kisah heroik kembali ditorehkan prajurit Komando Pasukan Khusus (Kopassus). Kali ini dilakukan oleh prajurit Korps Baret Merah bernama Serma Edi Sutono.

Berkat keberaniannya dalam menyelamatkan nyawa pasukan khusus Filipina, Serma Edi Sutono mendapat penghargaan tertinggi berupa Sangkur Perak Panglima Kopassus Letjen TNI Djon Afriandi.

Penghargaan Sangkur Perak diberikan atas aksi heroik yang dilakukannya saat pelaksanaan Latma Dolphine XVI. Ketika itu, Serma Edi Sutono dan Sgt. Sabado, Special Forces Regiment (Airborne) Angkatan Darat Filipina melakuan penerjunan freefall dari ketinggian 10.000 kaki.

“Pada ketinggian 5.000 hingga 4.500 kaki, Serma Edi masih mendampingi rekannya dengan posisi stabil. Namun, situasi berubah kritis ketika memasuki ketinggian 3.000 kaki. Serma Edi menyadari rekannya Sgt. Sabado tidak sadarkan diri atau blackout di udara,” tulis laman resmi Penkopassus dikutip SindoNews, Selasa (20/1/2026).

Tanpa mempedulikan keselamatan dirinya sendiri, Serma Edi Sutono melakukan pengejaran di udara (mid-air chase) untuk mendekati rekannya. Dengan kecepatan tinggi dan waktu yang sangat sempit, Serma Edi Sutono berhasil menjangkau dan menarik payung utama Sgt. Sabado hingga mengembang sempurna.

Sayangnya, aksi penyelamatan tersebut membuat Serma Edi Sutono kehilangan ketinggian aman. Saat dia berupaya mengembangkan payung utamanya sendiri, payung tersebut tidak mengembang dengan sempurna. Upaya darurat dilakukan Serma Edi dengan menarik payung cadangan hingga akhirnya menabrak pohon sebelum akhirnya jatuh ke tanah. Akibat insiden itu, Serma Edi Sutono mengalami patah kaki.

Pengorbanan dan keberanian menyelamatkan nyawa rekan inilah yang membuat Serma Edi Sutono layak mendapat sangkur perak dari Panglima Kopassus.

Sebelumnya, Socom PA juga telah menganugerahkan Military Merit Medal kepada Serma Edi Sutono. Penghargaan itu diberikan saat penutupan Latma Dolphine-XVII/2025.

Upacara penutupan Latma Dolphine-XVII/2025 dipimpin langsung oleh Commander of the Special Operations Command, Philippine Army (Socom PA), Mayor Jenderal Ferdinand B. Napuli.

“Penghargaan ini merupakan bentuk penghormatan atas keberanian dan dedikasi, sekaligus simbol kuatnya solidaritas dan kerja sama antara Kopassus dan Special Forces Regiment (Airborne) Angkatan Darat Filipina,” bunyi keterangan tertulis di laman resmi Penkopassus, dikutip Rabu, 30 Juli 2025.
(cip)

#kopassus #panglima-kopassus #baret-merah #djon-afriandi #filipina

https://nasional.sindonews.com/read/1667841/14/selamatkan-nyawa-pasukan-khusus-filipina-prajurit-kopassus-serma-edi-sutono-dianugerahi-sangkur-perak-1768863688