Prabowo Ngebet Modernisasl 1.582 Kapal Nelayan hingga 2027, Ini Alasannya
Presiden Prabowo Subianto memerintahkan percepatan program memodernisasi 1.582 kapal nelayan hingga 2027. Berikut alasannya.
(Bisnis.Com) 20/10/25 17:25 10002
Bisnis.com, JAKARTA — Presiden Prabowo Subianto menegaskan komitmen pemerintah dalam memperkuat kedaulatan pangan laut dan industri perikanan nasional melalui program modernisasi kapal.
Prabowo menargetkan Indonesia bakal memiliki sekitar 1.582 kapal nelayan modern pada akhir tahun 2026 hingga awal 2027.
Hal itu disampaikan Prabowo dalam pidato Sidang Kabinet Paripurna Satu Tahun Pemerintahan Prabowo–Gibran, yang digelar di Istana Negara, Senin (20/10/2025).
“Kita juga sekarang sudah punya program, kita ingin membangun 1.582 kapal nelayan modern. InsyaAllah akhir tahun depan dan 2027 kita akan punya 1.582 kapal nelayan modern dari GT 30 sampai GT 10.000,” ujar Prabowo.
Program ini juga diharapkan dapat mengurangi ketimpangan armada nelayan kecil yang selama ini terbatas pada kapal di bawah 10 GT, serta mendorong peningkatan produktivitas perikanan nasional.
Pemerintah menargetkan pembangunan kapal dilakukan secara bertahap dengan melibatkan galangan kapal dalam negeri, sebagai bagian dari strategi industrial downstreaming (hilirisasi industri maritim).
Presiden Ke-8 RI itu menjelaskan, pembangunan kapal-kapal tersebut tidak hanya bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan nelayan, tetapi juga memperkuat ketahanan pangan nasional dan meningkatkan devisa negara melalui sektor perikanan.
“Ini menghasilkan devisa dan protein untuk rakyat kita,” tegas Prabowo.
Diberitakan sebelumnya, pemerintahan Presiden Prabowo Subianto menyiapkan anggaran Rp48 triliun untuk program modernisasi 1.000 kapal perikanan sebagai bagian dari paket kebijakan stimulus ekonomi. Hal tersebut tercantum dalam paparan program perluasan kesempatan kerja di sektor kelautan dan perikanan yang disampaikan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto dan Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa.
Menko Airlangga mengatakan bahwa program modernisasi kapal ini juga menjadi salah satu siasat utama pemerintah dalam menyerap tenaga kerja, bersamaan dengan program prioritas lainnya yang dijalankan.
“Program modernisasi kapal ini ada seribu kapal nelayan, ini diperkirakan bisa menciptakan 200.000 lapangan kerja baru,” kata Prabowo dalam konferensi pers di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Senin (15/9/2025).
Secara terperinci, anggaran tersebut akan dikucurkan untuk 1.000 unit kapal berukuran 30 GT (gross tonage) yang terintegrasi dengan program Kampung Nelayan Merah Putih (KMNP).
Selain itu, terdapat pula 200 unit masing-masing untuk kapal berukuran 150 GT dan 200 GT, sebanyak 170 unit kapal 300 GT, sejumlah 10 unit kapal 600 GT, serta 2 unit kapal 2.000 GT untuk pelaku usaha Eksisting BUMN/Jaladri.
Di samping modernisasi kapal, Airlangga berujar bahwa penyerapan tenaga kerja dapat berasal dari revitalisasi tambak di kawasan pantai utara (Pantura) seluas 20.000 hektare, dengan perkiraan 168.000 tenaga kerja terserap.
Program berikutnya adalah 1.100 Kampung Nelayan Merah Putih (KMNP) dengan anggaran Rp24,2 triliun, yang diharapkan dapat menyerap 8.645 tenaga kerja dalam waktu dekat dan 200.000 tenaga kerja dalam jangka panjang.
#modernisasi-kapal #kapal-nelayan #prabowo-subianto #prabowo-modernisasi-kapal #industri-perikanan #kedaulatan-pangan-laut #kapal-nelayan-modern #program-modernisasi-kapal #ketahanan-pangan-nasional #k