Bisnis.com, JAKARTA — Di tengah pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yang melemah sepanjang periode perdagangan 18–22 Mei 2026, sejumlah saham justru tampil sebagai top leaders yang menopang pergerakan indeks selama sepekan, di antaranya SMMA, CPIN, hingga MYOR.
Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia (BEI), saham PT Sinar Mas Multiartha Tbk. (SMMA) menjadi motor utama penopang indeks komposit sepanjang minggu ini. Saham SMMA menguat 7,07% sepekan dan menopang gerak IHSG sebesar 8,32 poin.
Posisi kedua saham penopang IHSG ada emiten milik Dato Sri Tahir PT. Sejahteraraya Anugrahjaya Tbk. (SRAJ) yang menguat 7,69% sepekan dan berkontribusi menopang laju IHSG sebesar 4,61 poin. Saham yang menjadi motor IHSG berikutnya PT Charoen Pokphand Indonesia Tbk. (CPIN). Emiten unggas itu mengalami penguatan 4,57% sepekan dan berkontribusi terhadap IHSG sebesar 2,38 poin.
Sementara itu, saham lainnya yang menjadi penopang IHSG ialah MYOR yang naik 5,98% sepekan dan berkontribusi 0,77 poin dalam pergerakan IHSG. Selanjutnya saham MAPI juga masuk daftar top leaders dengan kontribusi 0,55 poin.
Posisi selanjutnya ada saham AMRT yang menguat 0,71% sepekan dan berkontribusi mendongkrak laju IHSG sebesar 0,38 poin. Emiten perunggasan JPFA juga menopang laju IHSG dengan tambahan 0,32 poin usai sahamnya naik 1,18% sepekan.
Adapun saham UNIC berada di urutan ke-8 dengan lesatan 11,03% sepekan dan berkontribusi mendorong laju IHSG sebesar 0,31 poin. Terakhir diurutan ke-9 dan 10 ada saham BDMN dan BTPN yang menguat masing-masing 2,95% dan 4,85% sepekan dengan kontribusi menopang laju indeks komposit sebesar 0,21 poin dan 0,20 poin.
Berikut Daftar Top Leaders atau Saham Penggerak IHSG Sepekan 18-22 Mei 2026:
| Code | Price (%) | MCFF (trillion) | IHSG (points) |
|---|
| SMMA | 7.07 | 56.20 | 8.32 |
| SRAJ | 7.69 | 28.79 | 4.61 |
| CPIN | 4.57 | 24.35 | 2.38 |
| MYOR | 5.98 | 6.05 | 0.77 |
| MAPI | 2.03 | 12.24 | 0.55 |
| AMRT | 0.71 | 24.35 | 0.38 |
| JPFA | 1.18 | 12.37 | 0.32 |
| UNIC | 11.03 | 1.41 | 0.31 |
| BDMN | 2.95 | 3.30 | 0.21 |
| BTPN | 4.85 | 1.98 | 0.20 |
IHSG Turun 8,35% Sepekan
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) terpantau anjlok 8,35% sepanjang perdagangan 18—22 Mei 2026 dan parkir di level 6.162,04. Pelemahan itu terjadi di tengah meningkatnya aktivitas transaksi dan aksi jual investor asing.
Sekretaris Perusahaan PT Bursa Efek Indonesia, Kautsar P. Nurahmad mengatakan kapitalisasi pasar turut tergerus 10,07% menjadi Rp10.635 triliun dari posisi Rp11.825 triliun pada pekan sebelumnya. Dengan demikian, nilai kapitalisasi pasar menyusut sekitar Rp1.190 triliun hanya dalam sepekan perdagangan.
"Rata-rata nilai transaksi harian justru meningkat 15,68% menjadi Rp21,77 triliun dibandingkan dengan pekan sebelumnya sebesar Rp18,82 triliun," kata Kautsar dalam keterangannya, dikutip Sabtu (23/5/2026).
Dia menambahkan peningkatan aktivitas perdagangan juga tecermin dari rata-rata volume transaksi harian yang naik 2,53% menjadi 36,67 miliar lembar saham dari sebelumnya 35,76 miliar lembar saham.
Namun, rata-rata frekuensi transaksi harian mengalami penurunan 6,5% menjadi 2,37 juta kali transaksi dari 2,53 juta kali transaksi pada pekan sebelumnya. Kondisi itu menunjukkan transaksi bernilai besar masih mendominasi perdagangan di tengah tekanan pasar.
Di sisi lain, lanjutnya, investor asing masih melanjutkan tren jual bersih di pasar saham domestik. Pada perdagangan Jumat (22/5/2026), investor asing mencatatkan net sell sebesar Rp309,52 miliar. Sepanjang tahun berjalan (year-to-date/ytd) 2026, investor asing telah membukukan jual bersih sebesar Rp41,63 triliun.
_____
Disclaimer: berita ini tidak bertujuan mengajak membeli atau menjual saham. Keputusan investasi sepenuhnya ada di tangan pembaca. Bisnis.com tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan investasi pembaca.