Survei BI: Lulusan S2 Pesimistis Cari Kerja Saat Keyakinan Konsumen Naik

Survei BI: Lulusan S2 Pesimistis Cari Kerja Saat Keyakinan Konsumen Naik

Indeks Keyakinan Konsumen naik, namun lulusan S2 pesimistis soal kerja. Kenaikan IKK didorong oleh ekspektasi ekonomi, tapi lapangan kerja belum solid.

(Bisnis.Com) 09/12/25 13:59 66256

Bisnis.com, JAKARTA — Bank Indonesia melaporkan Indeks Keyakinan Konsumen (IKK) mengalami kenaikan 2,8 poin, dari 121,2 pada Oktober menjadi 124 pada November 2025. Kendati demikian, komponen indeks ketersediaan lapangan kerja belum menunjukkan angka solid terutama untuk kelompok pendidikan tinggi dan usia lanjut.

Sebagai informasi, IKK menunjukkan keyakinan konsumen terhadap kondisi ekonomi saat ini dan ekspektasi mereka terhadap masa depan. IKK merupakan indikator yang dapat digunakan untuk memprediksi perkembangan konsumsi dan tabungan rumah tangga.

IKK menggunakan tahun acuan dengan nilai 100. Artinya indeks kepercayaan konsumen pada November berada di zona optimistis atau di atas nilai acuan.

"Survei Konsumen Bank Indonesia pada November 2025 mengindikasikan keyakinan konsumen terhadap kondisi ekonomi meningkat dibandingkan dengan bulan sebelumnya," kata Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi BI Ramdan Denny Prakoso dalam keterangannya, Selasa (9/12/2025).

Berdasarkan kelompok pengeluaran, IKK November 2025 meningkat untuk seluruh kelompok. IKK tertinggi tercatat pada responden pengeluaran >Rp5 juta (130,6), diikuti oleh responden pengeluaran Rp4,1-5 juta (126,9).

Selanjutnya dalam kelompok usia, IKK juga meningkat pada seluruh kelompok usia, dengan optimisme tertinggi pada kelompok usia 20-30 tahun (128,6). Secara spasial, IKK mengalami peningkatan di mayoritas kota yang disurvei, terutama di Manado, Mataram, dan Medan.

Lebih lanjut, Denny menjelaskan bahwa perkembangan keyakinan konsumen pada November 2025 ditopang oleh kenaikan Indeks Kondisi Ekonomi Saat Ini (IKE) dan Indeks Ekspektasi Konsumen (IEK).

IKE tercatat sebesar 111,5 atau lebih tinggi dibandingkan dengan indeks bulan sebelumnya sebesar 109,1. Begitu juga IEK yang berada di level 136,6, turun dibandingkan dengan indeks bulan sebelumnya sebesar 133,4.

Jika dirincikan lagi maka menaikkan IEK dipengaruhi oleh peningkatan indeks ekspektasi kegiatan usaha sebesar 4,2 poin (dari 129,6 menjadi 133,8), diikuti indeks ekspektasi ketersediaan lapangan kerja 3,3 poin (dari 132 menjadi 135,3), dan indeks ekspektasi penghasilan 2,3 poin (dari 138,4 menjadi 140,6).

Sementara itu, kenaikan IKE disebabkan oleh indeks penghasilan saat ini melonjak 4,4 poin (dari 117,1 menjadi 121,5), diikuti indeks pembelian barang tahan lama yang meningkat 1,9 poin (dari 107,5 menjadi 109,4), dan indeks ketersediaan lapangan kerja yang tumbuh 1,1 poin (dari 102,6 menjadi 103,7).

Indeks Ketersediaan Lapangan Kerja Belum Solid

Sebagai catatan, ketersediaan lapangan kerja menjadi indeks yang paling rendah (103,7) di antara komponen pembentuk IKE yang lain. Meski secara agregat berada di zona optimis (di atas 100), ada kelompok pendidikan dan usia yang masih pesimis (di bawah 100) atas ketersediaan lapangan kerja.

Kelompok tingkat pendidikan pascasarjana misalnya, yang tercatat di level 99,9. Kelompok ini mengalami penurunan keyakinan ketersediaan lapangan kerja cukup drastis, yaitu sebesar 23,1 poin (dari 123 menjadi 99,9).

Sejalan, kelompok tingkat pendidikan sarjana juga mengalami penurunan keyakinan ketersediaan lapangan kerja sebesar 0,5 poin (dari 113,3 menjadi 112,8) meski masih berada di zona optimis.

Sementara itu, kelompok tingkat pendidikan lainnya mengalami kenaikan dan berada di zona optimis yaitu SMA (dari 98,2 menjadi 100) dan akamedi/diploma (dari 109,5 menjadi 110,1).

Lebih lanjut berdasarkan usia, ada dua kelompok yang masih memiliki persepsi pesimis terhadap ketersediaan lapangan kerja yaitu 51—60 tahun (96,1) dan >60 tahun (87,8). Sementara yang lain berada di zona optimis yaitu 20—30 tahun (108,9), 31—40 tahun (103,7), dan 42—50 tahun (102,4).

#indeks-keyakinan-konsumen #survei-bank-indonesia #lulusan-s2-pesimistis #ketersediaan-lapangan-kerja #keyakinan-konsumen-naik #kondisi-ekonomi-saat-ini #ekspektasi-konsumen #indeks-kondisi-ekonomi #in

https://finansial.bisnis.com/read/20251209/11/1935329/survei-bi-lulusan-s2-pesimistis-cari-kerja-saat-keyakinan-konsumen-naik