MAPI Bawa Kembali Ace Hardware ke Indonesia, Gerai Perdana Buka Agustus 2026
MAPI akan membawa kembali Ace Hardware ke Indonesia. Gerai pertama ditargetkan buka di Jabodetabek pada Agustus 2026.
(Kompas.com) 25/06/26 16:37 259753
KOMPAS.com – Emiten ritel PT Mitra Adiperkasa Tbk (MAPI) akan membawa kembali merek Ace Hardware ke Indonesia setelah tidak lagi berada di bawah naungan Kawan Lama Group.
Wakil Presiden Direktur MAPI V.P. Sharma mengatakan peluang tersebut muncul setelah prinsipal Ace Hardware mencari mitra baru untuk pasar Indonesia.
Menurut Sharma, MAPI terlebih dahulu berdiskusi dengan Kawan Lama Group sebelum mengambil keputusan. Langkah itu dilakukan untuk memahami alasan berakhirnya kerja sama antara Ace Hardware dan Kawan Lama.
Hasil komunikasi tersebut menunjukkan berakhirnya kerja sama merupakan bagian dari strategi bisnis Kawan Lama Group.
MAPI kemudian melakukan penjajakan bersama prinsipal Ace Hardware dan menyusun studi kelayakan guna menilai prospek bisnis merek tersebut di Indonesia.
"Pada akhirnya, kami menilai kerja sama ini merupakan bentuk diversifikasi yang masih relevan dengan bisnis MAP Group. Kami memang selalu mencari peluang untuk masuk ke sektor-sektor baru," kata Sharma saat ditemui Kontan di Jakarta, Rabu (24/6/2026).
Ekspansi Dilakukan Bertahap
Sharma mengatakan MAPI memiliki pengalaman mengembangkan kemitraan dengan merek global. Salah satu contohnya adalah kerja sama dengan Apple yang dimulai pada 2019.
Menurut dia, lini usaha tersebut kini berkembang menjadi salah satu bisnis yang memberikan kontribusi positif bagi perusahaan.
Meski demikian, MAPI mengaku tetap berhati-hati saat memasuki kategori usaha baru.
Karena itu, ekspansi Ace Hardware akan dilakukan secara bertahap sambil mempelajari karakteristik pasar dan operasional bisnis di Indonesia.
Gerai perdana Ace Hardware dijadwalkan dibuka di kawasan Jabodetabek pada akhir Juli atau awal Agustus 2026.
Evaluasi terhadap kinerja operasional dan profitabilitas akan dilakukan sebelum perusahaan mempercepat ekspansi ke wilayah lain.
Tahap awal pengembangan ditargetkan mencakup pembukaan sekitar lima hingga tujuh gerai.
Perusahaan akan mengukur kelayakan finansial dari gerai-gerai tersebut untuk memastikan potensi keuntungan yang dapat dihasilkan.
"Setelah kami memahami model bisnisnya dan memastikan bahwa bisnis ini mampu menghasilkan keuntungan, barulah kami akan melakukan ekspansi yang lebih cepat," jelasnya.
Brand Masih Kuat, Persaingan Tetap Ketat
Equity Research Analyst Kiwoom Sekuritas Indonesia Abdul Azis Setyo Wibowo menilai langkah MAPI cukup strategis karena Ace Hardware masih memiliki tingkat pengenalan merek yang kuat di Indonesia.
"Namun, keberhasilannya akan bergantung pada strategi produk, harga yang kompetitif, dan kemampuan mengintegrasikan kanal offline dan digital," ucap Azis kepada Kontan, Rabu (24/6/2026).
Senior Market Analyst Mirae Asset Sekuritas Nafan Aji Gusta menilai masuknya Ace Hardware melalui anak usaha PT MAP Griya Adiperkasa Ritel akan memperkuat portofolio bisnis MAPI.
Selama ini MAPI dikenal kuat di segmen olahraga, gaya hidup, fesyen, makanan dan minuman, serta produk digital melalui Digimap.
Masuk ke segmen home improvement dan lifestyle hardware dinilai dapat mengisi ruang bisnis yang selama ini belum tergarap secara optimal.
Meski begitu, Nafan mengingatkan tantangan yang dihadapi MAPI tidak ringan.
"Namun, untuk langsung menguasai pangsa pasar ritel perbaikan rumah dalam jangka pendek, MAPI menghadapi tantangan yang tidak mudah dari sang mantan pemegang lisensi," tutup Nafan.
Artikel ini telah tayang di Kontan.co.id dengan judul "MAPI Bakal Bawa Balik Ace Hardware ke Indonesia, Buka Perdana Juli-Agustus 2026", Klik untuk baca: https://investasi.kontan.co.id/news/mapi-bakal-bawa-balik-ace-hardware-ke-indonesia-buka-perdana-juli-agustus-2026?source=home_popular.
Reporter: Rashif Usman | Editor: Avanty Nurdiana
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang