Rupiah Dibuka Lesu ke Rp17.813 per Dolar AS, Intip Prospek Pergerakan Hari Ini (22/6)
Rupiah dibuka melemah ke Rp17.813 per dolar AS pada 22 Juni 2026, dipengaruhi oleh penguatan dolar AS dan penurunan peringkat MSCI Indonesia.
(Bisnis.Com) 22/06/26 09:31 255865
Bisnis.com, JAKARTA — Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) dibuka melemah ke Rp17.813 pada perdagangan hari ini, Senin (18/5/2026) di tengah greenback yang bergerak stagnan.
Berdasarkan data TradingView, rupiah dibuka melemah tipis 9 poin atau 0,05% ke level Rp17.813 per dolar AS. Adapun, indeks dolar AS stagnan di 100,84.
Sementara itu, mayoritas mata uang di Asia dibuka melemah. Yen Jepang terdepresiasi 0,16% bersama won Korea sebesar 0,43%. Ringgit Malaysia dan yuan China masing-masing juga melemah 0,24% dan 0,05% terhadap dolar AS.
Direktur PT Traze Andalan Futures Ibrahim Assuaibi menjelaskan bahwa pergerakan rupiah hari ini masih akan dibayangi oleh keperkasaan indeks dolar AS yang menguat signifikan sejak akhir pekan lalu.
Secara eksternal, apresiasi mata uang Paman Sam ditopang oleh sikap agresif bank sentral AS yakni Federal Reserve (The Fed) meski mereka memutuskan untuk menahan suku bunga acuan di kisaran 3,50%–3,75%.
“Sebanyak sembilan dari 19 pembuat kebijakan Fed memperkirakan setidaknya ada satu kali kenaikan suku bunga lagi pada akhir tahun ini, memperkuat ekspektasi biaya pinjaman tetap tinggi untuk jangka waktu lama,” ujar Ibrahim.
Sementara itu dari faktor internal, tekanan bagi mata uang Garuda juga datang setelah MSCI laporan Global Market Accessibility Review. Dalam laporan teranyarnya, MSCI resmi menurunkan peringkat kriteria arus informasi Indonesia menjadi negatif akibat isu transparansi struktur kepemilikan saham.
Adapun pada penutupan perdagangan akhir pekan lalu, mata uang rupiah ditutup melemah tipis 7 poin di level Rp17.801 per dolar AS, setelah sebelumnya sempat merosot hingga 55 poin ke level Rp17.849 per dolar AS.
Untuk perdagangan hari ini, Ibrahim memproyeksikan mata uang rupiah akan bergerak fluktuatif namun berisiko ditutup melemah pada kisaran rentang harga antara Rp17.800 hingga Rp17.850 per dolar AS.
Disclaimer: Berita ini tidak bertujuan mengajak membeli atau menjual saham. Keputusan investasi sepenuhnya ada di tangan pembaca. Bisnis.com tidak bertanggung jawab atas kerugian atau keuntungan yang timbul dari keputusan investasi pembaca.
#rupiah-melemah #nilai-tukar-rupiah #dolar-as #pergerakan-rupiah #indeks-dolar-as #mata-uang-asia #yen-jepang #won-korea #ringgit-malaysia #yuan-china #federal-reserve #suku-bunga-as #msci-indonesia #a