Trump Ancam Kerahkan Militer ke Nigeria soal Pembunuhan Umat Kristen
Trump ancam kerahkan militer ke Nigeria jika pembunuhan umat Kristen tak ditangani. AS siap bertindak cepat, sementara Nigeria janji lawan ekstremisme.
(Bisnis.Com) 02/11/25 11:20 24321
Bisnis.com, JAKARTA — Presiden AS Donald Trump memperingatkan bakal melakukan aksi militer jika Nigeria gagal menindaklanjuti insiden pembunuhan umat Kristen di wilayahnya.
Dilansir Reuters pada Minggu (2/11/2025), Trump mengaku telah meminta departemen pertahanan AS untuk bersiap melakukan aksi militer cepat di Nigeria.
“Saya telah memerintahkan Departemen Perang untuk bersiap mengambil tindakan," tulis Trump di platform Truth Social, dikutip Minggu (2/11/2025).
Kemudian, Trump juga mengancam bakal menghentikan semua bantuan dan dukungan ke Nigeria tidak segera menangani persoalan tersebut.
"Jika kita menyerang, serangannya akan cepat, kejam, dan manis, seperti para preman teroris menyerang umat Kristen kita yang kita sayangi!" tambah Trump.
Dalam hal ini, Gedung Putih sejatinya belum mengeluarkan pernyataan secara langsung mengenai kemungkinan waktu aksi militer AS.
Namun, Menteri Pertahanan AS Pete Hegseth mengungkap bahwa pihaknya tengah bersiap untuk melakukan tindakan untuk melindungi umat Kristen di Nigeria.
"Pembunuhan orang Kristen tak berdosa di Nigeria dan di mana pun harus segera dihentikan. Departemen Perang sedang bersiap untuk bertindak," tulis Hesgeth di X.
Sebelum Trump mengeluarkan ancaman itu, Presiden Nigeria Bola Ahmed Tinubu sempat membantah tuduhan intoleransi beragama dan membela upaya negaranya untuk melindungi kebebasan beragama.
Pemerintah Nigeria pun sudah berjanji bakal memerangi ekstremisme tanpa memandang ras, keyakinan maupun agama.
"Jaminan konstitusional untuk melindungi warga negara dari semua agama," tutur Tinubu.
#trump-ancam-nigeria #trump-kerahkan-militer #pembunuhan-umat-kristen #aksi-militer-nigeria #trump-ancam-bantuan #nigeria-pembunuhan-kristen #trump-truth-social #menteri-pertahanan-as #pete-hegseth-nig