Prajogo Pangestu Jual 1 Miliar Saham CUAN, Dua Hari Sebelum Dicoret dari MSCI
Prajogo Pangestu jual 1 miliar saham CUAN jelang didepaknya emiten itu dari MSCI Global Standard Indexes. Aksi tersebut picu anjloknya saham CUAN.
(Kompas.com) 14/05/26 16:24 221235
JAKARTA, KOMPAS.com - Konglomerat Prajogo Pangestu melepas 1 miliar lembar saham PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk (CUAN), dua hari sebelum emiten mineral dan energi itu dikeluarkan dari MSCI Global Standard Indexes.
Berdasarkan keterbukuan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI) yang dipublikasikan pada Rabu (13/5/2026), transaksi penjualan dilakukan pada Senin, 11 Mei 2026, dengan harga Rp 1.035 per saham.
Dengan demikian, total nilai transaksi diperkirakan mencapai Rp 1,035 triliun.
PIXABAY/PETE LINFORTH Ilustrasi pasar saham.Adapun tujuan transaksi dilakukan untuk menambah porsi free float atau jumlah saham publik yang beredar di pasar.
Setelah transaksi, kepemilikan Prajogo Pangestu di CUAN turun dari 91,35 miliar saham atau setara 81,2614 persen menjadi 90,35 miliar saham atau sekitar 80,3718 persen.
Meski melepas sebagian sahamnya, Prajogo tetap tercatat sebagai pemegang saham pengendali CUAN.
Untuk diketahui, pada penutupan perdagangan Senin atau awal pekan ini, saham CUAN ditutup anjlok 90 poin atau turun 8,04 persen ke level Rp 1.030 per saham.
Tekanan terhadap saham CUAN berlanjut pada perdagangan Rabu, tak berselang lama Morgan Stanley Capital International (MSCI) mengumumkan hasil rebalancing indeks global, di mana CUAN didepak dari MSCI Global Standard Indexes.
Berdasarkan data perdagangan, saham CUAN ditutup melemah 95 poin atau turun 10,05 persen ke level Rp 850.
Sepanjang perdagangan, saham emiten ini bergerak di rentang Rp 825 hingga Rp 945 per saham.
Dalam penyesuaian indeks periode Mei 2026, MSCI mengeluarkan enam saham Indonesia dari MSCI Global Standard Indexes, yakni PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN), PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN), PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA), PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA), PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk (CUAN), dan PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk (AMRT).
Meski dikeluarkan dari MSCI Global Standard Indexes, saham AMRT dipindahkan ke MSCI Small Cap Indexes.
Selain itu, MSCI juga menghapus 13 saham Indonesia dari MSCI Small Cap Indexes, yakni PT Aneka Tambang Tbk (ANTM), PT Astra Agro Lestari Tbk (AALI), PT Bank Aladin Syariah Tbk (BANK), PT Bumi Serpong Damai Tbk (BSDE), PT Dharma Satya Nusantara Tbk (DSNG), dan PT Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul Tbk (SIDO).
Kemudian PT Midi Utama Indonesia Tbk (MIDI), PT Mitra Keluarga Karyasehat Tbk (MIKA), PT Pabrik Kertas Tjiwi Kimia Tbk (TKIM), PT Pacific Strategic Financial Tbk (APIC), PT Sawit Sumbermas Sarana Tbk (SSMS), PT Triputra Agro Persada Tbk (TAPG), serta PT MNC Digital Entertainment Tbk (MSIN).
MSCI menyebut seluruh perubahan tersebut akan berlaku setelah penutupan perdagangan pada 29 Mei 2026 dan efektif mulai 1 Juni 2026.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang#penjualan-saham #prajogo-pangestu #saham-cuan #msci-global-standard-indexes