Menko Zulhas: KNMP jadi solusi perkuat ekonomi nelayan
Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan (Zulhas) mengatakan Program Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) disiapkan pemerintah sebagai solusi untuk ...
(Antara) 14/05/26 15:31 221209
Jika pasar tetap belum menyerap, ikan akan diarahkan untuk dibeli oleh SPPG dalam Program MBG
Jakarta (ANTARA) - Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan (Zulhas) mengatakan Program Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) disiapkan pemerintah sebagai solusi untuk memperkuat ekonomi nelayan melalui fasilitas penyimpanan, distribusi dan akses pasar hasil tangkapan.
Menurut dia, program tersebut juga diintegrasikan dengan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) agar hasil tangkapan nelayan tetap terserap ketika harga ikan di pasar belum sesuai atau pasokan melimpah.
“Jika harga ikan belum sesuai, nelayan dapat menyimpan hasil tangkapan lebih dulu. Jika pasar tetap belum menyerap, ikan akan diarahkan untuk dibeli oleh SPPG dalam Program MBG,” kata Zulhas dalam keterangannya di Jakarta, Kamis.
Ia menyampaikan hal tersebut saat meninjau KNMP di Kelurahan Lateng Kecamatan Banyuwangi Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur.
Menurut Zulhas, persoalan utama nelayan selama ini adalah hasil tangkapan harus segera dijual setelah tiba di darat karena ikan berisiko rusak apabila tidak segera terserap pasar.
Kondisi tersebut membuat nelayan sering menjual hasil tangkapan dengan harga rendah ketika pasokan melimpah atau permintaan pasar melemah.
Karena itu, pemerintah menyiapkan KNMP dengan berbagai fasilitas pendukung seperti pabrik es, cold storage, dermaga, bengkel nelayan, koperasi, akses pembiayaan, asuransi dan jalur pemasaran agar nelayan memiliki posisi tawar lebih baik.
Menurut dia, keberadaan fasilitas penyimpanan memungkinkan nelayan tidak perlu langsung menjual hasil tangkapan saat harga belum sesuai.
“Pemerintah ingin KNMP menjadi pengubah nasib nelayan,” ujarnya.
Dalam kunjungan tersebut, Zulhas meninjau sejumlah fasilitas KNMP Lateng mulai dari pabrik es portabel, bengkel nelayan, hingga kios perbekalan.
Ia meminta seluruh fasilitas digunakan dan dirawat dengan baik agar benar-benar menjadi pusat aktivitas ekonomi nelayan.
KNMP Lateng memiliki 204 nelayan aktif, 180 kapal kecil di bawah 5 gross tonnage (GT), dan tiga kelompok usaha bersama nelayan.
Produksi perikanan di kawasan tersebut tercatat mencapai sekitar 1.260 ton per tahun dengan nilai sekitar Rp31,5 miliar.
Fasilitas KNMP Lateng juga membuka peluang pengembangan unit usaha seperti pabrik es, warung, sentra kuliner, dan mobil berpendingin.
Pemerintah menargetkan pembangunan 5.000 KNMP hingga 2029. Untuk tahap awal hingga 2026, ditargetkan sebanyak 1.369 KNMP terbangun.
“Di Jawa Timur, empat titik KNMP telah selesai 100 persen, yakni di Tuban, Sumenep, Malang dan Banyuwangi,” ucap Zulhas.
Dalam kunjungan tersebut, Zulhas juga menyampaikan salam dari Presiden Prabowo Subianto kepada para nelayan dan menegaskan bahwa KNMP disiapkan pemerintah sebagai sarana penguatan ekonomi nelayan.
Pewarta: Aria Ananda
Editor: Agus Salim
Copyright © ANTARA 2026
#menko-pangan #zulhas #mbg #knmp #kampung-nelayan-merah-putih #perikanan
https://www.antaranews.com/berita/5567843/menko-zulhas-knmp-jadi-solusi-perkuat-ekonomi-nelayan