Profil Gilarsi Wahju Setijono, Dirut VKTR yang Mengundurkan Diri
Gilarsi Wahju Setijono mengundurkan diri dari posisi Direktur Utama VKTR Teknologi Mobilitas dan akan berlaku efektif setelah persetujuan RUPS 19 Mei 2026.
(Bisnis.Com) 14/05/26 11:39 221072
Bisnis.com, JAKARTA — Mundurnya Gilarsi Wahju Setijono dari posisi direktur utama PT VKTR Teknologi Mobilitas Tbk. (VKTR), bukan berarti dirinya kini tidak memiliki posisi strategis.
Pada 17 Februari 2026 lalu, Gilarsi didapuk menjadi Presiden Direktur PT Perusahaan Mineral Nasional (Persero) atau Perminas, BUMN baru yang dibentuk oleh Danantara pada 25 November 2025 dan bertugas untuk mengelola pertambangan.
Melansir dari laman resmi VKTR, lulusan Teknik Kimia Institut Teknologi Bandung (ITB) itu memiliki pengalaman lebih dari 35 tahun di perusahaan swasta hingga pelat merah, baik otomotif, logistik, investasi, teknik, manufaktur, dan elektronik.
Saat ini pun dirinya masih aktif menjabat sebagai Komisaris Independen di PT Satria Antaran Prima Tbk. (SAPX) sejak 2021. Sebelum bergabung dengan VKTR, Gilarsi menjabat sebagai Direktur Utama PT Pos Indonesia (Persero) dari 2015 hingga 2020.
Karirnya di Group Bakrie nyatanya sudah jauh sejak medio 1990an. Gilarsi diketahui menjabat sebagai Manajer Senior di PT Bakrie & Brothers Tbk dari tahun 1991 hingga 1994.
Setelah itu, dia sempat menjabat Manajer Pabrik di PT Keramik Diamond Industries pada 1995–1997. Kemudian, kariernya berlanjut di Philips Lighting sejak 1997 sebagai GM & Operations Manager.
Selanjutnya, dia dipromosikan menjadi Business Restructuring Director Philips Lighting ASEAN & Pacific pada 2002, serta Director ASEAN & Pacific pada 2004 hingga 2006. Pada 2006–2008, Gilarsi dipercaya menjadi Managing Director di Merrill Lynch, divisi investasi dan manajemen kekayaan Bank of America.
Dia kemudian menjabat CEO Shafira Corporation pada 2008–2012, dan melanjutkan peran sebagai Komisaris hingga 2015. Secara paralel, dia juga memimpin PT Adyawinsa Stamping Industries sebagai CEO pada 2012–2015, salah satu produsen komponen otomotif domestik.
Adapun, Gilarsi mengundurkan diri dari VKTR sejak 13 Mei 2026 dan baru akan berlaku efektif setelah memperoleh persetujuan sesuai dengan prosedur tata kelola Perusahaan dan peraturan yang berlaku melalui Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS), yang dijadwalkan akan diselenggarakan pada Selasa (19/5/2026).
Komisaris Utama VKTR, Anindya N. Bakrie, menyatakan bahwa Dewan Komisaris menghormati keputusan tersebut.
“Kami menghormati keputusan Bapak Gilarsi Wahju Setijono dan menyampaikan apresiasi atas kontribusinya yang berharga bagi perkembangan Perusahaan,” ujarnya dalam keterangan resmi, dikutip pada Kamis (14/5/2026).
Perusahaan menekankan bahwa proses ini merupakan bagian dari dinamika kepemimpinan korporat yang normal, dilakukan secara terukur dan profesional sambil menjaga kelangsungan arah strategis Perusahaan, stabilitas operasional, dan komitmen terhadap semua pemangku kepentingan.
Disclaimer: berita ini tidak bertujuan mengajak membeli atau menjual saham. Keputusan investasi sepenuhnya ada di tangan pembaca. Bisnis.com tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan investasi pembaca.
#gilarsi-wahju-setijono #dirut-vktr #vktr-teknologi-mobilitas #direktur-utama-vktr #perminas-bumn #komisaris-independen-sapx #pos-indonesia #bakrie-group #philips-lighting #merrill-lynch #shafira-corpo