Perkuat Akses Digital di Papua Pegunungan, Community Gateway Diresmikan
Community Gateway di Stasiun Bumi Sedang Wamena, Kabupaten Jayawijaya, Papua Pegunungan diresmikan untuk memperluas pemerataan infrastruktur digital. Community... | Halaman Lengkap
(SINDOnews Ekbis) 11/05/26 12:00 217627
JAKARTA - Community Gateway di Stasiun Bumi Sedang Wamena, Kabupaten Jayawijaya, Papua Pegunungan, diresmikan pada Jumat, 8 Mei 2026. Peresmian itu dilakukan PT Telkom Indonesia Tbk bersama operating company PT Telkom Satelit Indonesia (Telkomsat).Inisiatif ini merupakan langkah strategis TelkomGroup dalam memperkuat dan memperluas pemerataan infrastruktur digital di wilayah dengan kondisi geografis yang menantang di Indonesia bagian timur, sekaligus memperkuat konektivitas nasional melalui pemanfaatan teknologi satelit.
Plt Direktur Utama Telkomsat Rizal Ahmad Fauzi mengatakan, Community Gateway Wamena merupakan infrastruktur gateway satelit yang berfungsi sebagai titik distribusi utama konektivitas di wilayah Papua Pegunungan.
Teknologi satelit, lanjut Rizal, memiliki keunggulan dalam menjangkau wilayah dengan kondisi geografis yang menantang seperti pegunungan Papua, yang tidak seluruhnya dapat dijangkau jaringan terestrial.
“Kehadiran infrastruktur ini menjadi bagian dari penguatan ekosistem konektivitas nasional berbasis sovereign infrastructure yang andal dan berkelanjutan,” tegas Rizal dikutip Senin (11/5/2026).
Direktur Utama Telkom Indonesia Dian Siswarini menyampaikan, wilayah Wamena dan sekitarnya memiliki peran strategis sebagai pusat aktivitas ekonomi dan sosial di Papua Pegunungan. Konektivitas adalah hak seluruh rakyat Indonesia, tanpa terkecuali.
Menurut Dian, pihaknya ingin memastikan tidak ada satu pun anak bangsa yang tertinggal dari arus transformasi digital. Namun di sisi lain, wilayah ini juga menghadapi tantangan besar dalam hal konektivitas, baik karena keterbatasan jaringan terestrial maupun kondisi geografis yang tidak mudah.
“Menjawab tantangan tersebut, TelkomGroup menghadirkan Community Gateway Wamena sebagai solusi strategis,” ungkap Dian.
Rizal menambahkan, Community Gateway Wamena ini adalah fasilitas kedua yang dibangun oleh TelkomGroup melalui Telkomsat sebagai operating company yang bergerak dalam penyedia teknologi dan layanan satelit berstandar internasional, setelah sebelumnya dibangun di Merauke dengan fungsi yang berbeda.
Community Gateway Merauke dibangun sebagai backup link untuk memastikan layanan tetap berjalan saat terjadi gangguan jaringan terestrial, sedangkan Community Gateway Wamena dibangun sebagai main link atau tulang punggung utama konektivitas di wilayah Papua Pegunungan. Dengan demikian, pendekatan yang dilakukan tidak lagi sekadar mitigasi risiko, tetapi telah memasuki tahap penguatan kapasitas inti dan peningkatan kualitas layanan. Dengan teknologi satelit, inisiatif ini tidak hanya meningkatkan kapasitas dan kualitas konektivitas, tetapi juga memperkuat ketahanan jaringan nasional melalui jalur komunikasi yang lebih andal dan adaptif.
“Sejalan dengan mandat TelkomGroup dalam menghadirkan value for the nation, penguatan konektivitas ini diharapkan membuka akses digital yang lebih inklusif, mendorong aktivitas ekonomi, serta mempercepat pertumbuhan di wilayah timur Indonesia secara berkelanjutan,” jelas Rizal.
Komite Eksekutif Percepatan Pembangunan Otonomi Khusus Papua, Dr Velix Wanggai menyampaikan, kehadiran Community Gateway Wamena menjadi sebuah tonggak pembangunan yang besar di wilayah pegunungan Papua.
“Kehadiran Telkom dan Telkomsat melalui solusi konektivitas satelit dinilai menjadi langkah nyata untuk menyentuh saudara-saudara di wilayah pegunungan Papua dalam menciptakan kemajuan dan masa depan yang cemerlang,” katanya.
Wakil Menteri Komunikasi dan Digital Angga Raka Prabowo menyampaikan pembangunan Community Gateway di Wamena merupakan bagian dari program kerja prioritas nasional dalam upaya membangun infrastruktur digital yang inklusif hingga wilayah paling timur Indonesia. Konektivitas adalah prasyarat utama kemajuan.
“Di sinilah Community Gateway Wamena berperan penting, mengubah tantangan geografis menjadi peluang strategis, mengubah wilayah untuk siap tumbuh dan siap mengambil bagian dalam ekonomi digital nasional. Kita tidak hanya membangun infrastruktur, tetapi juga menguatkan fondasi masa depan Indonesia yang benar-benar terhubung, dari Sabang sampai Merauke,” ujarnya.
Saat ini, kapasitas transport jaringan di Wamena berada di kisaran 7 Gbps dengan tingkat utilisasi yang sudah tinggi. Melalui Community Gateway Wamena, kapasitas dapat ditingkatkan secara bertahap hingga mencapai potensi maksimal 40 Gbps. Hal ini bukan hanya peningkatan kapasitas, tetapi juga lompatan dalam kualitas konektivitas dengan performa yang lebih stabil, latensi yang lebih terkendali, serta kemampuan mendukung kebutuhan trafik yang terus tumbuh.
(shf)
#jayapura #digital #jaringan-internet #konektivitas #papua-pegunungan