Bank OCBC NISP Akuisisi Bisnis Wealth Ritel HSBC Indonesia
Bank OCBC NISP mengakuisisi bisnis Wealth dan Premier Banking HSBC Indonesia untuk memperkuat segmen wealth management.
(Bisnis.Com) 04/05/26 21:48 210980
Bisnis.com, JAKARTA — PT Bank OCBC NISP Tbk. (NISP) telah menandatangani perjanjian dengan PT Bank HSBC Indonesia untuk mengakuisisi aset dan liabilitas Wealth and Premier Banking dari HSBC Indonesia.
Dalam keterbukaan informasi kepada Bursa Efek Indonesia (BEI), OCBC NISP menyampaikan bahwa penandatanganan perjanjian telah dilaksanakan pada Senin (4/5/2026).
“Perseroan dan PT Bank HSBC Indonesia (HSBC Indonesia), menandatangani Perjanjian dimana Perseroan, tunduk pada dipenuhinya persyaratan pendahuluan sebagaimana tercantum dalam Perjanjian, akan mengakuisisi aset dan liabilitas Wealth and Premier Banking dari HSBC Indonesia,” tulis Investor Relations Head Bank OCBC NISP Jefry Tjahjadi dalam surat kepada BEI, dikutip pada Senin (4/5/2026).
Perseroan memastikan, tidak terdapat hubungan afiliasi, sebagaimana didefinisikan dalam peraturan perundang-undangan yang berlaku di bidang pasar modal, antara Perseroan dan HSBC Indonesia.
Untuk itu, perseroan menyebut bahwa pelaksanaan transaksi tersebut tidak termasuk dalam kategori transaksi afiliasi sebagaimana dimaksud dalam Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (POJK) No.42/POJK.04/2020 tentang Transaksi Afiliasi dan Transaksi Benturan Kepentingan.
“Transaksi ini diharapkan dapat memperluas dan memperkuat bisnis konsumer Perseroan, serta mendukung pertumbuhan basis nasabah, sejalan dengan strategi pengembangan bisnis Perseroan,” jelas Jefry.
Sebagai informasi, IWPB Indonesia dibangun berdasarkan proposisi layanan keuangan global premium yang melayani pelanggan ritel dan wealth, menawarkan produk dan layanan perbankan yang lengkap, serta wealth management yang disesuaikan dengan kebutuhan.
Portofolio ini mencakup simpanan nasabah, produk investasi, mencakup obligasi, reksa dana dan asuransi, kartu kredit, serta retail loans, yang akan memperdalam bisnis wealth management OCBC Indonesia, sekaligus mendukung strategi Next Frontier OCBC Group dalam mendorong Franchise Shift.
Tanpa memperhitungkan one-off transaction costs, transaksi ini diperkirakan akan memberikan dampak positif terhadap pendapatan bagi OCBC Indonesia setelah penyelesaian, yang diharapkan pada kuartal II/2027.
Adapun, total AUM yang akan dialihkan mencapai Rp89,8 triliun, yang terdiri dari investasi nasabah dalam obligasi reksa dana serta asuransi sebesar Rp58,2 triliun dan simpanan nasabah sebesar Rp31,6 triliun. Portofolio small retail loans nasabah senilai Rp3,6 triliun juga akan dialihkan sebagai bagian dari transaksi tersebut.
Nilai total transaksi ditentukan berdasarkan prinsip kesepakatan antara pihak pembeli dan penjual (willing-buyer, willing-seller), dengan mempertimbangkan berbagai faktor, termasuk prospek bisnis IWPB Indonesia serta potensi sinergi yang dapat direalisasikan oleh OCBC Indonesia. Nilai Transaksi akan difinalisasi dan diumumkan setelah penyelesaian.
Sementara itu, Presiden Direktur OCBC Indonesia Parwati Surjaudaja dalam keterangannya menyebut bahwa akuisisi ini merupakan langkah strategis untuk memperkuat posisi OCBC NISP di segmen wealth management di Indonesia.
Menurutnya, International Wealth and Premier Banking milik HSBC Indonesia memiliki kapabilitas yang kuat, basis nasabah yang solid, serta keahlian mendalam untuk menyediakan solusi wealth management yang komprehensif.
Sebagai grup jasa keuangan terintegrasi, OCBC Group menggabungkan kapabilitas dan pengetahuan mendalam dari Bank of Singapore dan Great Eastern untuk menghadirkan rangkaian produk dan layanan perbankan, investasi, dan asuransi yang komprehensif.
“Kami sangat antusias untuk melayani nasabah International Wealth dan Premier Banking HSBC Indonesia dengan solusi wealth dari OCBC Indonesia, yang dilengkapi dengan proposisi whole-of-wealth dari OCBC Group,” ujar Parwati dalam keterangan resminya, Senin (4/5/2026).
Adapun, OCBC NISP akan bekerja sama dengan HSBC Indonesia guna memastikan proses migrasi nasabah dan karyawan berjalan dengan lancar setelah penyelesaian akuisisi.
Perseroan juga berkomitmen untuk selalu menjaga kepercayaan nasabah dengan menjamin dana nasabah selalu aman sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Informasi lebih lanjut mengenai hal ini akan diumumkan mendekati waktu penyelesaian transaksi.
#ocbc-nisp #akuisisi-wealth-hsbc #wealth-management #premier-banking #hsbc-indonesia #ocbc-indonesia #transaksi-afiliasi #bisnis-konsumer #pertumbuhan-nasabah #produk-investasi #retail-loans #franchise