Laba Tumbuh 21 Persen, CINT Targetkan Penjualan Rp560 Miliar di 2026
Perseroan membukukan laba bersih sebesar Rp1,98 miliar, meningkat 21 persen year-on-year (YoY) dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
(IDX-Channel) 03/05/26 21:57 209739
IDXChannel - PT Chitose Internasional Tbk (CINT) mencatatkan kinerja positif pada Kuartal I-2026, tercermin dari pertumbuhan penjualan dan laba bersih secara tahunan.
Perseroan membukukan laba bersih sebesar Rp1,98 miliar, meningkat 21 persen year-on-year (YoY) dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp1,6 miliar. Sementara itu, penjualan naik 6 persen YoY menjadi Rp114 miliar dari Rp107 miliar.
Kinerja ini mencerminkan perbaikan operasional serta efektivitas strategi bisnis yang dijalankan perusahaan.
Direktur CINT, R. Nurwulan Kusumawati, menyampaikan bahwa capaian tersebut merupakan hasil evaluasi dan penyempurnaan strategi dari tahun sebelumnya.
“Kinerja Perseroan pada Kuartal I-2026 mencerminkan konsistensi kami dalam menjalankan strategi berkelanjutan serta komitmen untuk memberikan nilai terbaik bagi seluruh pemangku kepentingan,” ujar Nurwulan dalam keterangannya yang dikutip, Minggu (3/5/2026).
Ke depan, Perseroan akan mempertahankan fokus pada bisnis inti dan basis pelanggan loyal, khususnya pada segmen produk pendidikan dan perkantoran. Di sisi lain, CINT juga mulai memperluas diversifikasi ke segmen baru, termasuk healthcare.
Sebagai bagian dari strategi tersebut, Perseroan melakukan revitalisasi teknologi guna mendukung pengembangan di seluruh lini produk, dengan mempertimbangkan kebutuhan pasar dan tren industri. CINT juga mengalokasikan belanja modal sebesar Rp15 miliar untuk meningkatkan produktivitas, efisiensi, serta pengembangan produk.
“Kami memandang strategi pengembangan produk yang terdiversifikasi sebagai langkah tepat untuk menjawab dinamika pasar. Kami optimistis strategi ini akan menjadi pendorong utama pertumbuhan sekaligus memperkuat posisi Perseroan di industri furnitur dan kesehatan,” tambah Nurwulan.
Sejalan dengan implementasi strategi tersebut, Perseroan menargetkan penjualan sekitar Rp560 miliar atau tumbuh 8 persen sepanjang tahun 2026, dengan laba bersih diproyeksikan meningkat 5 persen menjadi sekitar Rp35 miliar.
(Shifa Nurhaliza Putri)