Motif Menantu Tega Bunuh Eks Mertua di Pekanbaru karena Sakit Hati dan Ingin Kuasai Harta

Motif Menantu Tega Bunuh Eks Mertua di Pekanbaru karena Sakit Hati dan Ingin Kuasai Harta

Polisi menangkap menantu berinisial AF dan kelompoknya yang membunuh lansia, Dumaris Deniwati Boru Sitio (60), di Kecamatan Rumbai, Kota Pekanbaru, Riau. Polisi... | Halaman Lengkap

(SINDOnews Ekbis) 03/05/26 21:58 209737

PEKANBARU - Polisi menangkap menantu berinisial AF dan kelompoknya yang membunuh lansia, Dumaris Deniwati Boru Sitio (60), di Kecamatan Rumbai, Kota Pekanbaru, Riau.

"Berdasarkan hasil pemeriksaan semalam, motif pelaku adalah sakit hati dengan alasan saat menjadi menantu dan tinggal bersama korban, pelaku sering dimaki dan dimarahi korban. Ini pengakuan tersangka," kata Kapolresta Pekanbaru Kombes Pol Muharman Arta dalam konferensi pers, Minggu (3/5/2026).

Selain itu, kata dia, motif lainnya adalah pelaku ingin mengambil barang-barang berharga milik korban. "Motif ekonomi, ingin menguasai harta korban," ujar Muharman.

Adapun keempat pelaku yang ditangkap yaitu AFT (perempuan), SL, EW, dan L (perempuan). Dari hasil penyelidikan, AFT adalah menantu korban sekaligus otak pelaku.

Sementara SL adalah suami siri AFT yang berperan sebagai eksekutor utama. Dua pelaku lainnya, EW dan L, merupakan rekan yang diajak untuk menjalankan aksi tersebut.

Adapun kasus pembunuhan terhadap Dumaris Deniwati Boru Sitio (60) terjadi pada Rabu (29/4) lalu. Dalam rekaman CCTV, korban awalnya terlihat tengah duduk dan berbincang dengan dua orang wanita di ruang tamu rumahnya di Jalan Kurnia, Kecamatan Rumbai.

Lihat video: SIDANG MILITER PERDANA! Kasus Penculikan & Pembunuhan Kacab Bank BUMN



Situasi mendadak berubah saat seorang pria datang dari sambil membawa balok kayu. Pelaku kemudian memukul korban berulang kali hingga korban terkapar tak berdaya.

Setelah melakukan aksi kekerasan tersebut, pelaku merusak kamera CCTV yang berada di ruang tamu. Tak berhenti di situ, pelaku kemudian menyeret korban ke dapur dalam kondisi bersimbah darah. Korban diduga sudah tidak bernyawa saat dipindahkan ke bagian belakang rumah.

Usai melakukan aksinya, pelaku melarikan diri bersama tiga orang lainnya dengan membawa sejumlah perhiasan emas milik korban. Polisi menduga pelaku memiliki hubungan kekerabatan dengan korban.

Petugas kepolisian yang menerima laporan dari keluarga korban langsung mendatangi lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara. Jenazah korban kemudian dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Pekanbaru untuk dilakukan visum.
(cip)

#kriminalitas #perampokan #kasus-pembunuhan #polres-pekanbaru #kapolresta-pekanbaru

https://daerah.sindonews.com/read/1702831/174/motif-menantu-tega-bunuh-eks-mertua-di-pekanbaru-karena-sakit-hati-dan-ingin-kuasai-harta-1777817106