Kisah Kang Surdi, Sopir Bus Selawat Asal Banten Bahagia Bisa Antar Jemaah Indonesia ke Kakbah

Kisah Kang Surdi, Sopir Bus Selawat Asal Banten Bahagia Bisa Antar Jemaah Indonesia ke Kakbah

Pria asal Malingping, Kabupaten Lebak, Banten, Muhammad Surdi (45), kini mendedikasikan hidupnya sebagai pengemudi Bus Selawat bagi jemaah haji Indonesia di Makkah... | Halaman Lengkap

(SINDOnews Ekbis) 03/05/26 18:29 209661

MAKKAH - Pria asal Malingping, Kabupaten Lebak, Banten, Muhammad Surdi (45), kini mendedikasikan hidupnya sebagai pengemudi Bus Selawat bagi jemaah haji Indonesia di Makkah pada musim haji 2026. Mantan montir bengkel ini beroperasi tiada henti dari Al-Hidayah Tower, kawasan Aziziyah, untuk mengantarkan ribuan tamu Allah menuju Masjidil Haram setiap harinya.

Kehadiran sosok hangat berbahasa daerah ini memberikan rasa kekeluargaan tersendiri bagi jemaah Tanah Air yang merindukan suasana kampung halaman di tengah padatnya ibadah. Ia diketahui telah merantau dan menetap di Arab Saudi sejak 2015 setelah usahanya membuka bengkel motor di Banten kandas akibat pandemi Covid-19.

Kegagalan finansial tersebut rupanya menjadi titik balik yang mengantarkannya melamar ke perusahaan transportasi di Arab Saudi hingga dipercaya memegang kemudi Bus Selawat. Keputusan berat meninggalkan kampung halaman ini justru membawa berkah luar biasa karena ia bisa bekerja sekaligus melayani tamu Allah secara langsung.

"Senangnya ini kayak melayani jemaah Indonesia, senang masya Allah. Saya alhamdulillah bebas, mungkin udah sepuluh tahun, haji alhamdulillah bisa empat kalian," ungkap Kang Surdi dengan raut wajah bangga.

Bekerja di negeri gurun dengan durasi menyetir hingga 12 jam per sift mulai pukul 11 siang tentu bukan perkara mudah bagi pria bersahaja ini. Pada masa awal kedatangannya, ia sempat mengalami kendala bahasa jalan dan kerap jatuh sakit akibat perbedaan suhu ekstrem yang memicu batuk berkepanjangan.

Lihat video: Bus Selawat, Dukung Aktivitas Ibadah Jemaah Haji



Namun, latar belakangnya sebagai pekerja keras membuatnya tangguh beradaptasi dengan ritme aspal di tengah terik terpanas Makkah. Kini, rutinitas mengemudikan bus raksasa membelah lautan manusia menjadi aktivitas yang ia jalani dengan penuh rasa syukur tanpa banyak mengeluh.

"Suka dukanya pertama belum paham bahasa jalan juga. Tapi sekarang sudah paham, sekarang sudah terbiasa alhamdulillah," tambahnya sembari tersenyum ramah.

Pria yang saat ini masih melajang tersebut bertekad untuk terus melayani jemaah haji asal Indonesia dengan stamina dan pelayanan terbaiknya. Ia berencana baru akan pulang ke tanah kelahirannya di Lebak setelah seluruh rangkaian ibadah haji selesai dan para jemaah kembali ke Tanah Air dengan selamat.
(cip)

#haji #ibadah-haji #jemaah-haji-indonesia #sopir-bus #kementerian-haji-dan-umrah

https://kalam.sindonews.com/read/1702781/786/kisah-kang-surdi-sopir-bus-selawat-asal-banten-bahagia-bisa-antar-jemaah-indonesia-ke-kakbah-1777802725