Kementan Sebut Harga Kopi RI Stabil: Permintaan & Pasokan Domestik Kuat

Kementan Sebut Harga Kopi RI Stabil: Permintaan & Pasokan Domestik Kuat

Harga kopi Indonesia stabil meski harga komoditas tersebut di pasar global melemah. Kemandirian pasokan lokal menjaga daya saing.

(Bisnis.Com) 20/04/26 20:22 197150

Bisnis.com, JAKARTA — Harga kopi domestik tetap tinggi dan stabil di tengah tren pelemahan harga komoditas tersebut di pasar global. Hal ini seiring kuatnya permintaan dan pasokan di dalam negeri.

Kementerian Pertanian mencatat tren harga kopi Indonesia bergerak searah dengan pasar global, tetapi dengan karakter yang lebih stabil dan tidak sepenuhnya mengikuti fluktuasi internasional.

Direktur Hilirisasi Hasil Perkebunan Kementerian Pertanian Kuntoro Boga Andri mengatakan, harga kopi robusta domestik bahkan cenderung lebih tinggi dibandingkan harga internasional.

Pada 2024–2025, harga kopi robusta dalam negeri berada di kisaran Rp60.000–Rp80.000 per kilogram, melampaui harga global yang berkisar Rp55.000–Rp70.000 per kilogram.

Sementara itu, harga kopi arabika domestik berada di rentang Rp95.000–Rp115.000 per kilogram, relatif mendekati harga internasional yang berada di kisaran Rp110.000–Rp140.000 per kilogram.

“Harga kopi domestik tetap relatif tinggi dan lebih stabil dibanding pasar global,” ujarnya kepada Bisnis, Senin (20/4/2025).

Menurutnya, stabilitas tersebut ditopang oleh kuatnya permintaan dalam negeri serta struktur pasokan yang didominasi produksi lokal. Kondisi ini membuat industri kopi nasional hampir tidak bergantung pada impor untuk memenuhi kebutuhan domestik.

"Industri kopi domestik tidak bergantung pada impor karena hampir 100% kebutuhan dalam negeri dapat dipenuhi dari produksi dalam negeri," jelasnya.

Kuntoro menjelaskan impor kopi tetap dilakukan, tetapi hanya untuk memenuhi kebutuhan spesifik industri terkait konsistensi dan standar tertentu yang belum sepenuhnya dipenuhi produksi dalam negeri.

Dari sisi produksi, Indonesia juga disebut masih mampu menjaga pasokan di tengah tekanan iklim. Produksi kopi nasional pada 2025 diperkirakan berada di kisaran 800.000 ton, dengan dampak El Niño yang tidak signifikan secara nasional.

Untuk 2026, produksi diproyeksikan meningkat menjadi 834.822 ton, mencerminkan pemulihan bertahap seiring perbaikan kondisi budidaya dan iklim.

Pemerintah menilai kombinasi stabilitas harga dan kemandirian pasokan ini menjadi modal penting untuk menjaga daya saing kopi Indonesia di pasar global.

Pada saat yang sama, strategi hilirisasi terus didorong untuk meningkatkan nilai tambah dan memperbesar porsi pendapatan yang diterima petani.

#harga-kopi #kopi #kopi-robusta #kopi-arabika

https://ekonomi.bisnis.com/read/20260420/99/1967846/kementan-sebut-harga-kopi-ri-stabil-permintaan-pasokan-domestik-kuat