Isu Greenland Memanas, Prancis Kerahkan Kapal Induk ke Atlantik

Isu Greenland Memanas, Prancis Kerahkan Kapal Induk ke Atlantik

Prancis kerahkan kapal induk Charles de Gaulle ke Atlantik untuk latihan militer, menegaskan solidaritas Eropa dan kehadiran NATO di tengah isu Greenland.

(Bisnis.Com) 28/01/26 11:00 116751

Bisnis.com, JAKARTA — Prancis mengerahkan kapal induk andalannya, Charles de Gaulle, ke Samudra Atlantik di tengah meningkatnya ketegangan hubungan Amerika Serikat dan Eropa terkait isu Greenland.

Langkah ini dibaca sebagai sinyal solidaritas Eropa sekaligus penegasan kehadiran NATO di kawasan strategis Atlantik Utara. Dilansir dari media setempat, Kementerian Pertahanan Prancis menyatakan kapal induk tersebut bertolak dari pangkalan angkatan laut Toulon untuk mengikuti latihan militer gabungan berskala besar bertajuk Orion 26.

Sebenarnya, pemerintah Prancis tidak merinci rute pelayaran, sejumlah sumber menyebut gugus tempur Charles de Gaulle bergerak menuju Atlantik Utara, kawasan yang selama ini menjadi jalur penting pergerakan kapal selam Rusia dari Armada Utara dan Baltik.

“Latihan ini akan digelar dalam beberapa pekan ke depan di kawasan Atlantik, wilayah strategis bagi pertahanan kepentingan Eropa,” demikian pernyataan Kementerian Pertahanan Prancis.

Dikutip dari RFI, Rabu (26/1/2026), Sekretaris Jenderal NATO Mark Rutte menilai Eropa masih sangat bergantung pada Washington untuk menjamin stabilitas keamanan. Menurutnya, tanpa dukungan Amerika Serikat, negara-negara Eropa harus meningkatkan ambisi pertahanan mereka secara signifikan untuk menutup kesenjangan kemampuan militer. Pada KTT NATO tahun lalu pun mayoritas negara Eropa bersama Kanada sepakat menaikkan belanja pertahanan hingga gabungan 5 persen dari produk domestik bruto (PDB) pada 2035.

Di sisi lain, Prancis kembali mendorong gagasan otonomi strategis Eropa. Menteri Luar Negeri Prancis, Jean-Noël Barrot menegaskan bahwa negara-negara Eropa perlu mengambil tanggung jawab.

“Orang-orang Eropa bisa dan harus bertanggung jawab atas keamanan mereka sendiri,” tulis Barrot melalui platform X.

Paris menilai penguatan kapasitas pertahanan Eropa bukan untuk menggantikan NATO, melainkan memperkuat fondasi aliansi transatlantik di tengah dinamika geopolitik global yang semakin kompleks.

Sementara itu, pengerahan kapal ke Greenland berlangsung beriringan dengan agenda Presiden Prancis Emmanuel Macron yang dijadwalkan menggelar pertemuan di Paris bersama para pemimpin Denmark dan Greenland. Wilayah Greenland kembali menjadi perhatian global menyusul posisinya yang strategis di antara Samudra Arktik dan Atlantik Utara, serta potensi sumber daya mineral yang dimilikinya.

Pemerintah Prancis menegaskan pengerahan Charles de Gaulle tidak dimaksudkan sebagai langkah konfrontatif. Gugus tempur kapal induk ini terdiri atas pesawat tempur, kapal fregat pertahanan udara, kapal logistik, serta kapal selam serang yang berfungsi sebagai unsur pengawal.

Manuver militer tersebut juga berlangsung di tengah perdebatan internal NATO mengenai kemampuan Eropa menjaga keamanan kawasan tanpa ketergantungan penuh pada Amerika Serikat.

#greenland-isu #kapal-induk-prancis #charles-de-gaulle #atlantik-utara #ketegangan-amerika-eropa #solidaritas-eropa #latihan-militer-orion #kapal-selam-rusia #pertahanan-eropa #otonomi-strategis-eropa #n-a

https://kabar24.bisnis.com/read/20260128/19/1947888/isu-greenland-memanas-prancis-kerahkan-kapal-induk-ke-atlantik