Babak Baru Investor Dubai di IKN Nusantara, Otorita Klaim Raih Komitmen Rp4 Triliun
Otorita IKN Nusantara mendapat komitmen investasi Rp4 triliun dari Ayedh Dejem Group Dubai untuk pengembangan kawasan terpadu di ibu kota baru.
(Bisnis.Com) 27/01/26 09:13 115576
Bisnis.com, JAKARTA — Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN) resmi mengantongi komitmen investasi senilai Rp4 triliun dari perusahaan konstruksi dan real estat Ayedh Dejem Group asal Uni Emirat Arab (UEA).
Deputi Bidang Pendanaan dan Investasi Otorita IKN, Sudiro Roi Santoso mengungkapkan bahwa dana jumbo tersebut akan dialokasikan untuk pengembangan kawasan terpadu (mixed-use) di jantung ibu kota baru.
"Perkiraan nilai investasi sebesar kurang lebih Rp4 triliun yang akan diawali dengan perencanaan melalui pendetailan di perencanaan kemudian proses perizinan dan juga proses pelelangan kontraktor selama kurang lebih selambat-lambatnya satu setengah tahun sejak tanggal penandatangan perjanjian," jelasnya dalam keterangan resmi, dikutip Selasa (27/1/2026).
Adapun, kesepakatan tersebut dikukuhkan melalui penandatanganan perjanjian pengalokasian lahan oleh OIKN bersama Chairman Ayedh Dejem Group Syeikh Ayedh Dejem di Dubai pada, Jumat (23/1/2026). Kerja sama ini menjadi tindak lanjut dari Non-Disclosure Agreement (NDA) yang telah diteken sejak 8 Mei 2025.
Sudiro menambahkan, investor asal Dubai tersebut akan menggarap lahan seluas 9,7 hektare di Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) 1A. Lokasi proyek ini tergolong premium karena berada tepat di samping Plaza Bhinneka Tunggal Ika.
Secara terperinci, Ayedh Dejem Group berencana membangun kompleks perkantoran, area komersial, pusat perbelanjaan (shopping mall), hingga fasilitas ibadah berupa masjid di lahan tersebut. Adapun, pengembangan ini diproyeksikan mulai memasuki tahap konstruksi fisik pada pertengahan 2027 dan ditargetkan rampung dalam waktu lima tahun ke depan.
Sementara itu, Chairman Ayedh Dejem Group Syeikh Ayedh Dejem menyatakan ambisinya masuk ke Nusantara didasari oleh besarnya populasi dan kekuatan ekonomi Indonesia. Menurutnya, IKN membutuhkan proyek berskala besar untuk memenuhi kebutuhan pertumbuhan ekonomi yang diprediksi bakal melesat.
"Melihat posisi kami dari Dubai yang berada di antara 20 ekonomi terbesar dunia, kami sangat mengharapkan pertumbuhan signifikan di bidang pengembangan real estat di Nusantara," ujarnya.
Masuknya modal dari UEA ini menambah daftar mitra global yang terlibat dalam pendanaan IKN melalui skema kolaborasi swasta. Pemerintah berharap komitmen ini segera terealisasi menjadi bangunan fisik sesuai linimasa yang telah disepakati untuk memperkuat ekosistem kota di KIPP 1A.
#investor-dubai #ikn-nusantara #investasi-rp4-triliun #ayedh-dejem-group #uni-emirat-arab #pengembangan-kawasan-terpadu #perencanaan-investasi #penandatanganan-perjanjian #lahan-9 #7-hektare #kawasan-in