GX Archipelago Gelar Tender Offer Saham BOGA Senilai Rp1,41 Triliun
GX Archipelago PTE. LTD. menggelar tender offer 70,5% saham BOGA senilai Rp1,41 triliun untuk memperkuat pengendalian dan pengembangan usaha.
(Bisnis.Com) 26/01/26 16:26 114543
Bisnis.com, JAKARTA — GX Archipelago PTE. LTD. menggelar penawaran tender wajib terhadap 70,5% saham PT Bintang Oto Global Tbk. (BOGA) dengan estimasi dana maksimal sebesar Rp1,41 triliun.
Dalam keterbukaan informasi, Senin (26/1/2026), GX Archipelago mengumumkan rencana penawaran tender wajib (mandatory tender offer/MTO) terhadap maksimal 2.681.389.210 saham BOGA. Jumlah itu mewakili 70,5% dari seluruh modal ditempatkan dan disetor Bintang Oto Global.
“Penawaran tender wajib dilaksanakan dengan harga Rp529 per saham,” tulis manajemen GX Archipelago.
Harga tersebut lebih tinggi dibandingkan dengan rata-rata harga tertinggi perdagangan harian di Bursa Efek Indonesia (BEI) selama 90 hari terakhir (22 Agustus 2025 hingga 19 November 2025) yang tercatat sebesar Rp528,27 per saham.
Harga tersebut juga lebih tinggi dibandingkan dengan harga pengambilalihan yang dibayarkan oleh GX Archipelago sebagai pemegang saham pengendali (PSP) baru BOGA.
Perubahan pengendali BOGA terjadi sejalan dengan penandatanganan term sheet antara GX Archipelago Pte Ltd dan PT Falcon Asia Investama pada 3 November 2025.
Dokumen tersebut memuat kesepakatan pokok mengenai rencana pengalihan saham PT Bintang Oto Global Tbk. (BOGA) sebanyak 1.122.137.000 saham atau sebesar 29,50% dari seluruh modal ditempatkan dan disetor dalam BOGA.
Sebagai tindak lanjut dari term sheet tersebut, GX Archipelago telah menyelesaikan transaksi akuisisi 29,5% saham BOGA melalui pasar negosiasi di BEI. Transaksi itu dilakukan pada harga Rp520 atau senilai total Rp583,51 miliar pada 19 November 2025.
“Pengambilalihan ini dilakukan dengan tujuan untuk memperkuat struktur pengendalian perusahaan, mendukung kesinambungan operasional, serta membuka ruang bagi pengembangan usaha di masa mendatang,”paparnya.
Melalui akuisisi ini, BOGA diharapkan dapat melakukan optimalisasi proses bisnis, meningkatkan efisiensi, serta memanfaatkan peluang strategis yang mendukung pertumbuhan usaha.
Lebih lanjut, akuisisi dilakukan dengan tujuan untuk mendukung pengembangan usaha BOGA beserta entitas anaknya, yaitu PT Bintang Artha Graha, PT Bintang Perkasa Mobilindo, PT Surya Anugrah Gempita, PT Sejahtera Bersama Motor, PT Bintang Dewata Abadi dan PT Bintang Artha Global.
Perusahaan tersebut masing-masing bergerak di bidang perdagangan kendaraan, perdagangan suku cadang, jasa perawatan dan perbaikan kendaraan, serta penyewaan kendaraan.
Sehubungan dengan pengambilalihan tersebut, GX Archipelago sebagai pengendali baru BOGA berencana melakukan pengembangan usaha melalui langkah penguatan kegiatan usaha utama di bidang perdagangan, peningkatan kinerja dan kontribusi entitas anak terhadap pendapatan dan laba BOGA, perluasan jaringan pemasaran dan pelanggan, serta peningkatan efisiensi operasional dan penerapan tata kelola perusahaan yang lebih baik.
Terkait dengan rencana penawaran tender wajib, GX Archipelago menyiapkan dana maksimal Rp1.418.454.892.090 atau Rp1,41 triliun untuk melaksanakan aksi tersebut. Dana itu berasal dari kas internal GX Archipelago sebagai pengendali baru BOGA.
Sebagai informasi, GX Archipelago merupakan perusahaan Singapura yang didirikan pada 28 Oktober 2025 dan bergerak di bidang investment holding. Seluruh saham GX Archipelago dimiliki oleh GX Capital Ventures Pte. Ltd.
Disclaimer: berita ini tidak bertujuan mengajak membeli atau menjual saham. Keputusan investasi sepenuhnya ada di tangan pembaca. Bisnis.com tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan investasi pembaca.
#gx-archipelago #tender-offer-saham #saham-boga #rp1 #41-triliun #bintang-oto-global #mandatory-tender-offer #harga-saham-boga #pengambilalihan-boga #akuisisi-boga #gx-archipelago-pte-ltd #saham-pengend