Bisnis.com, JAKARTA — Produsen ponsel pintar Poco kian memantapkan langkahnya di segmen premium dengan meluncurkan dua perangkat flagship terbaru, yakni Poco F8 Pro dan Poco F8 Ultra. Langkah ini menjadi kelanjutan strategi perusahaan setelah melihat tingginya minat pasar terhadap lini ponsel tersebut.
PR Manager Poco Indonesia Novita Krisutami mengatakan, ekspansi ke segmen flagship bukan keputusan instan. Keberhasilan Poco F7 Ultra pada 2025 menjadi indikator kuat bahwa konsumen memiliki minat yang tinggi terhadap produk premium Poco.
“Kita menguji market, ternyata antusias dan appetite market kita mengenai produk premium kita tuh cukup tinggi. Makanya di tahun ini, kita fokus untuk mengembangkan lagi di market premium,” ujarnya kepada Bisnis di sela-sela peluncuran Poco F8 Series di Jakarta, Rabu (4/2/2026).
Berdasarkan catatan internal perusahaan, performa Poco F7 Ultra katanya turut mendorong Poco masuk jajaran empat besar merek global dengan penjualan online tertinggi. Meski tidak merinci angka penjualan, capaian tersebut dinilai mencerminkan kuatnya permintaan global terhadap produk premium Poco.
Oleh karena itu, tahun ini Poco membawa lini terkuatnya ke pasar gawai Tanah Air, Poco F8 Pro dan Poco F8 Ultra.
“Sudah jadi DNA Poco untuk selalu berani, berbeda, dan terus mendobrak batas. Karena kami tahu kalian selalu haus performa ekstrem, tahun ini kami nggak mau kasih yang setengah-setengah,” tuturnya.
Bicara spesifikasi, Poco F8 Ultra diposisikan sebagai perangkat flagship tertinggi yang menyasar segmen hardcore gamer dan pengguna berperforma ekstrem. Perangkat ini ditenagai kombinasi Snapdragon 8 Elite Gen 5 dan chipset VisionBoost D8, dengan skor AnTuTu yang diklaim menembus 3,9 juta poin.
Untuk visualnya, Poco F8 Ultra dibekali layar 6,9 inci Poco HyperRGB AMOLED beresolusi Super 1.5K dengan refresh rate hingga 120Hz dan bezel ultra-tipis 1,5 mm. Sistem pendingin LiquidCool Technology dengan desain 3D dual-channel dan dual-layer IceLoop disematkan untuk menjaga stabilitas performa saat penggunaan intensif.
Dalam mendukung pengalaman multimedia, Poco menggandeng Bose melalui sistem audio 2.1-channel Sound by Bose. Di sektor daya, perangkat ini membawa baterai 6.500 mAh yang diklaim terbesar sepanjang sejarah Poco F Series, dengan dukungan 100W HyperCharge dan 50W wireless charging.
Dari sisi pencitraan, Poco F8 Ultra mengusung sistem triple camera 50 MP dengan sensor Light Fusion 950, termasuk kamera periscope telephoto 5x optical zoom pertama pada lini Poco. Perangkat ini juga mendukung perekaman video 4K dengan stabilisasi optik.
Ponsel ini sudah memakai bodi aluminium premium, perlindungan Poco Shield Glass, serta sertifikasi IP68 untuk perlindungan. Poco F8 Ultra juga telah menjalankan sistem operasi Xiaomi HyperOS 3 yang terintegrasi dengan HyperAI dan dukungan Google Gemini.
Sementara itu, Poco F8 Pro hadir menggunakan Snapdragon 8 Elite dengan WildBoost Optimization yang diklaim membuat navigasi mulus dan gaming stabil. Layarnya juga memakai HyperRGB dengan luas 6,59 inci, memberikan kejernihan 2K dengan konsumsi daya 22,3% lebih rendah dibanding generasi sebelumnya.
Model ini dibekali baterai 6.210 mAh dengan pengisian cepat 100W HyperCharge, serta sistem pendingin IceLoop triple-layer 3D. Pada sektor kamera, perangkat ini membawa kamera utama 50 MP Light Fusion 800 dengan OIS, serta kamera telephoto 50 MP dengan 2,5x optical zoom.
Harga dan Ketersediaan
Tersedia hari ini, Poco F8 Ultra varian 16GB/512GB dibanderol dengan harga Rp11,999 juta. Kemudian harga khusus penjualan perdana Rp11,799 juta.
Adapun Poco F8 Pro varian 12GB/512GB dijual Rp8,999 juta, atau Rp8,799 juta pada periode awal penjualan.